“Warga Titi sewa Geram , RD (21) Pelaku Begal di Jln Pringgan Titi Sewa Tembung Kec.P.Sei Tuan, Tewas Diamuk Massa ‘

306

Potret indonesia news.com Polsek Percut Sei Tuan.(17/8/19).

Tak menyangka setelah orangtuanya datang ke RS Bhayangkara Medan, akhirnya diketahui identitas pelaku Begal yang tewas dihajar massa di Jalan Pringgan Titi Sewa Desa Bandar Khalipah Kec Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang Sumut diketahui adalah bernama Ramadona, (21), warga Jalan Pendidikan Dusun 2 Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Prov.Sumut.

Diketahui sebelumnya dari keterangan pihak Polsek percut sei tuan bahwa tersangka pelaku Begal ini tewas diduga akibat lukanya yang cukup parah ketika dihakimi masa Namun sebelum Meningggal dunia tersangka sempat dirawat secara Intensive di RS Bhayangkara Brimob Guna mendapatkan perawatan medis.

” Benar, pelaku begal setelah dirawat intensive akhirnya meninggal dunia di RS Bhayangkara Medan, ” jelas Kapolsek Percut Seituan, melalui Kanit Reskrim Iptu. MK.Daulay SH.saat dikomfirmasi awak media Sabtu (17/8/2019).

Dijelaskan Kanit lagi , tersangka ini merupakan pelaku begal yang beraksi di Jalan Pringgan Titi Sewa Desa bandar setia kec.percut sei tuan bersama ketiga temannya yang masih buron ,setelah merampok sepedamotor milik Haris Pradana, (21) warga Jalan .Bejo Gang.Supar Desa Bandar Kalipah Kec.percut sei tuan Kab.Deli serdang Sumut, Jumat (16/8/2019) sekira pukul 23.00 WIB.

Di mana tersangka ini ditangkap dan dihajar massa hingga kritis. Selanjutnya setelah mendapatkan imformasi kejadian tersebut petugas Unit Reskrim Polsek Percut Seituan mengamankan tersangka dari amukan massa.dilokasi.kejadian.

Akibat luka yang cukup parah pada tubuh sitersangka saat dimasa warga dilokasi kejadian, tersangkapun diboyong petugas ke RS.Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan Intensive.

Namun Setelah dievakuasi untuk perawatan Intensive ĺlke RS Bhayangkara Medan,karena luka yang cukup parah, Sabtu (17/8/2019) sekira pukul 14.00 wib tersangka akhirnya meninggal dunia.

Setelah diketahui oleh orangtua dari pelaku bahwa anaknya yang telaj meninggal dunia ,orang tua sitersangka pasrah dan menerima hal ini akibat perbuatan sitersangka sendiri, pihak orang tua tersangka menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian anaknya akibat perbuatannya serta membuat surat pernyataan tidak menuntut siapapun atas peristiwa ini

Selanjutnya setelah membuat surat pernyataan orang tua tersangka mengambil mayat pria pelaku Begal ini dari RS Bhayangkara Medan lalu dibawa ke rumahnya untuk dikebumikan.

Dijumpai awak media PI-News dikantornya dijalan Gurilla.no.50 medan Tokoh Pemerhati Masyarakat dan Lingkungan Hidup Sumut , Pak Paulus Siregar menegaskan.

“Peristiwa amuk massa terhadap pelaku Begal ini adalah Gambaran Betapa Geramnya Masyarakat terhadap kawanan pelaku Begal yang kerap beraksi dijalanan dan diharapkan Pihak Polri semakin Gencar adakan Patroli atau Mobile Hunting didaerah Rawan Begal guna mencegah munculnya Aksi Begal dijalanan.” Jelas Paulus Siregar Selaku Pemerhati dan juga Sebagai Pimpinan Umum Potret Indonesia News.Com.(Red)

ket photo : Mayat.RD.(21).setelah dirawat di RS.Bhayangkara , yang tewas diamuk massa.di tembung.