“Warga Desa Mejanggut I Minta Pihak Berwajib Periksa Pembangunan Sarana Air Bersih Di Desanya,Karena Diduga Mark Up ADD ,,Pak Camat MS Tak Jawab Konfirmasi Wartawan “

180

Pakpak Bharat, Potret Indonesianews.com.(2/10/19).

Pasca penahanan dan harus berhadapan dengan Hukum Mantan Kepala Desa Majanggut I Beberapa hari yang lalu oleh Kepolisian Resort Pakpak Bharat akibat melakukan tindak pidana Korupsi, kali ini muncul persoalan tentang Kegiatan Pengelolaan Dana Desa yang tidak sesuai di Desa Majanggut I tersebut.

Pasalnya Proyek pembangunan Sarana Air Bersih Yang bersumber dari Dana Desa di Desa Majanggut I Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Menuai Persoalan ditengah-tengah Warga Desa Majanggut I.

Tepat di Dusun Kuta Batu Desa Majanggut I Kecamatan Kerajaan, Masyarakat di desa tersebut mencurigai adanya dugaan Mark Up proyek pembangunan sarana Air Bersih yang dananya bersumber dari ADD sekitar Rp 150 juta Rupiah.

Hal itu terungkap saat seorang warga yang tidak ingin namanya disebut mengubungi Kabiro Kab.PakPak Bharat Potretindonesianews.com via telepon (selasa/01/01/2019), ia mengutarakan adanya dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa yang sudah menghabiskan Sekitar Rp 150 juta untuk pembangunan sarana Air Bersih namun dinilai Proyek dikerjakan Asal jadi.

” Pelaksanaan Kegiatan pembangunan Sarana Air Bersih tersebut di duga melanggar ketentuan dalam Rencana Anggaran Biaya ( RAB) banyak urutan item pekerjaan yang tidak sesuai dilakukan pada tahapan pengerjaan pemasangan pipa air bersih dan Penampungan Air. Seharusnya Ukuran Pipa yang dipasang lebih kurang kurang 1600 meter namun dilapangan tidak sampai 1600 Meter, Ditambah lagi Pipa yang dipasang juga ada menggunakan pipa lama yang dulu sudah ada, selain itu Tempat penampung di kampung di pake bak yang lama di rehab,terus di pasang sengnya. Sehingga hasil bangunan dengan anggaran sekitar Rp 150 juta ini diduga banyak penyelewengan,” beber warga kepada awak media.

Lanjutnya,, ia berharap penegak Hukum Kepolisian, Kejaksaan serta insopektorat Wilayah Kabupaten Pakpak Bharat agar segera mengaudit pekerjaan Tersebut, karena menurutnya pembangunan sarana air bersih tersebut seharusnya dikerjakan dengan tujuan untuk meningkatkan sarana Air Bersih untuk membantu masyarakat ” kalau proyek itu dikerjakan asal-asalan dan terkesan hanya mencari keuntungan lebih untuk kepentingan peribadi dan tidak mengutamakan kualitas dan kwantitas apa Gunanya ” Pungkasnya.

Belum lagi Plank Proyek yang tak pernak tampak Dilokasi proyek dari awal dikerjakan sampai proyek selesai hal inipun menjadi pertanyaan besar bagi warga desa Mejanggut I.

Sementara itu Hingga berita ini dimuat, Camat Kerajaan (MS), dimana pada saat pelaksanaan kegiatan proyek tersebut MS menjabat sebagai Pejabat (PJ) Kepala Desa Majanggut I menunggu penetapan pengganti dari kepala desa yang sebelumnya yang sudah diamankan Polres Pakpak terkait kasus Korupsi ,dan Camat Kerajaan MS saat dikonfirmasi awak media (2/10/19) melalui pesan singkat (WA) terkait masalah tersebut,hanya membaca/meread WA saja namun tidak memberikan tanggapan sama sekali kepada awak media PI-NEWS.COM.
(Darianto Berutu).
Ket photo : lokasi Proyek air bersih yang tak jelas kelanjutannya..