Unras Damai Forum masyarakat bersatu didukung SATGAS HBB DPD SUMUT di depan Kantor Camat Medan Denai, berlangsung Alot dan bertemu Sekcam ,,

63

Potret Indonesia News.com Medan .(13/01/2022).

Merasa kecewa atas proses seleksi dan Veripikasi pengangkatan Kepling dibeberapa Lingkungan yang ada di kecamatan Medan Denai yang terkesan tak berkeadilan ,Ratusan warga masyarakat Medan Denai yang tergabung dalam wadah Forum masyarakat Medan Denai bersatu di Medan Denai melakukan Aksi Unjuk Rasa Damai didepan Kantor Camat Medan Denai pada Kamis (13/01/2022) sekira pukul 10.00 wib.

Unras hari ini dikordinir Martin Lumbangaol sebagai Korlap aksi dari Forum masyarakat Medan Denai bersatu yang didukung oleh SATGAS DPD HBB ( HORAS BANGSO BATAK ) dibawah pimpinan Kardiaman Silalahi beserta jajaran Satgas HBB DPD SUMUT.
bersama ratusan warga dari beberapa lingkungan yang ada dikecamatan Medan Denai.

Tampak hadir dikerumunan Unras tersebut Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin Manurung dan Personilnya beserta personil sabhara Polrestabes Medan yang memantau pergerakan Aksi sambil mendengarkan keluhan warga yang hadir menceritakan problema pengangkatan Kepling ditempat merwka tinggal.

Adapun tuntutan warga yang ikut Unras yakni meminta pihak Panitia Veripikasi Usulan Calon Kepling di kecamatan Medan Denai untuk mengadakan Veripikasi dan pendaftaran Ulang kembali bagi setiap calon kepala Lingkungan di Medan Denai.

” Kami warga masyarakat Medan Denai meminta Pihak Kecamatan melakukan Pendaftaran dan Veripikasi ulang terhadap Calon Kepling yang Pencalonan, pendaftaran dan Pengangkatan Kepling sebelumnya terkesan tidak transfaran dan tidak berkeadilan hingga masrmyarakat merasa dirugikan ” Ucap.Korlap melalui Alat pengeraz suara sambil menyerukan Yel-yel Hidup,,masyarakat,,,hidup masyarakat,,,

Sementara itu DAN SATGAS HBB DPD SUMUT Bapak KARDIAMAN SILALAHi didampingin humas kepemudaan HBB dan jajaran SATGAS DPD HBB menyatakan seruannya agar Pemkot Medan melakukan peninjauan ke Kantor Camat medan Denai untuk mencek langsung bagaimana sebenarnya mekanisme yang sudah di lakukan pihak Kecamatan Medan Denai dalam proses penyeleksian dan pengangkatan Kepling yang saat ini terkesan tidak becus dan tidak berkeadilan hingga merugikan hati nurani masyarakat Medan Denai.

” Saya Kardiaman Silalahi sebagai DAN SATGAS HBB DPD SUMUT menegaskan bahwa kami merasa kecewa dan meminta Panitia Penyeleksian Calon Kepling di Kecamatan Medan Denai mengadakan pendaftaran dan penyeleksian ulang terhadap calon Kepling di kecamatan Medan Denai ” Tegas Kardiaman dengan Penuh Keberanian mendukung suara masyarakat yang berUnras hari ini.

Ditambahkan Kardiaman lagi,,,
“Kepada Bapak Walikota Medan Kami meminta agar ISI PERWAL tahun 2021 tentang seleksi ,Veripikasi dan pengangkatan Kepling agar dapat ditinjau kembali karena kami pandang dapat merugikan masyarakat Kota Medan yang merindukan Proses penyeleksian dan Pengangkatan Kepling sesuai hati nurani dan pilihan masyarakat karena masyarakatlah yang sangat merasakan baik tidaknya kinerja dari seorang Kepala Lingkungan” Ungkap DAN SATGAS HBB DPD SUMUT Kardiaman Silalahi mengakhiri pernyataannya.

Kepada masyarakat yang hadir di Unras damai tersebut Kapolsek Medan Area mengharapkan adanya rapat dari pihak yang mewakiki Masyarakat 10 orang untuk bertemu dengan Sekcam Yoga diruangan Kantor Sekcam Medan Denai guna shearing akan hal yang dikeluhkan oleh warga.

Namun setelah Hampir 1 Jam lamanya perwakilan masyarakat dan Sekcam berunding guna beragumentasi diruang Sekcam alhasil 10 orang perwakilan masyarakat keceww dengan sikap dan pernyataan Sekcam yang menyatakan bahwa ini bukan pemilihan tetapi pengangkatan Kepala lingkungan yang keputusan dan pengangkatannya adalah hak Preogatip dari Camat Medan Denai karena Camat dan Lurahlah yang menjadi pengguna Karya kerja Kepling.

Tak senang dengan pernyataaan Sekcam dengan hasil rapat yang terkesan sia-sia maka dalam waktu dekat ini masyarakat akan kembali berorasi dan Unras didepan kantor Walikota Medan dan Kantor DPRD KOTA MEDAN.

Dengan penuh rasa kecewa mendengarkan hasil rapat 10 orang utusan yang mwnjumpai Sekcam, tampak ratusan masyarakat membubarkan diri satu persatu dengan pulang kerumahnya membawa perasaan kecewa dihati mereka masing-masing.( Dms / Tim)