Todongkan Pisau ke Penumpang Angkot, Dedi Tak Berkutik Ditangan Unit Reskrim Polsek Patumbak

124

PI NEWS com.PATUMBAK |||
Wajah garang dan sadis Dedi IN alias Dedi (35) warga Jalan Perjuangan III Dusun IV,Desa Sigara-gara,Kecamatan Patumbak serta merta hilang berganti pucat bak kapas saat Tim dari Unit Reskrim Polsek Patumbak meringkus dirinya.

Dedi merupakan salah seorang dari tiga tersangka pelaku penodongan dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau kepada korbannya Ibnu Azaruddin (19) penduduk Jalan Lantasan Lama Gg. Tengah, Kec. Patumbak.

Informasi dihimpun di Polsek Patumbak, Rabu (20/2021), peristiwa itu terjadi pada Rabu, 06 Januari 2021, sekira pukul 15.30 Wib.

Ketika itu korban dan teman korban menaiki angkot dari bawah Flyover Amplas dengan tujuan ke kawasan Ringroad, saat berada di Jalan SM. Raja angkot berhenti, lalu ketiga orang tersangka menaiki angkot tersebut.

Tak lama, salah seorang tersangka menodongkan pisau kepada korban sembari mengatakan, “Serahkan HP kau, jangan melawan, ku cucuk nanti perut kau”. Karena merasa terancam, korban diam saja kemudian tersangka merampas HP handphone merek OPPO dan 1 lembar uang senilai Rp. 50.000 milik korban.

Setelah itu, ketiga tersangka turun dari angkot dan langsung berpencar melarikan diri. Tak lama, Unit Reskrim Polsek Patumbak dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba,SH, MH didampingi Panit Reskrim Ipda Darman Lumban Raja, SH langsung turun ke TKP dan melakukan penyisiran di seputaran Jalan SM. Raja dan berhasil menangkap Dedi Irma Najara alias Dedi, sedangkan 2 (dua) orang pelaku lainnya inisial P dan S masih dalam pencarian (DPO).

“Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” ungkap Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza.||| Damos Simatupang

Editor : Zul