Tenggelam di Danau Toba,Putri Margaret Sinambela Gagal Jadi Polwan

175

PI NEWS.com.SAMOSIR ||| Anak sematawayang Putri Margaret Sinambela (16) tenggelam di Danau Toba Ajibata,Kecamatan Ajibata Tobasa, diduga hanya gegara kecerobohan pihak sekolah dan guru-guru yang tidak mempersiapkan tempat di pinggiran danau sebaik mungkin untuk lokasi kegiatan OSIS.

Kegiatan yang diberi nama Perjusami (perkemahan Jumat Sabtu-Minggu ) OSIS bertempat di komplek pantai penginapan/hotel Jordan kampung Jambu Kelurahan Parsaoran Ajibata, itu ternyata sudah kerab dimanfaatkan pihak sekolah, dan ini adalah kali ketiga kami buat Kegiatan disini,ujar Kasek SMA Negeri 1 Siantar, B Sihombing.

Akibat dari kejadian itu,Putri Margaret Sinambela gagal menggapai cita-citanya dimana semasa hidupnya, mengayuhkan harapannya kepada Ibundanya bahwa kelak si Putri ingin jadi Poliisi Wanita (Polwan).

Putri juga adalah pecinta alam dan senang mendaki gunung,dia minta sama saya untuk masuk edukasi ruang guru (on line) dan harus bayar Rp 400.000/bln supaya lebih mengasa ilmunya, tetap saya turuti, dengan berbagai cara untuk mendapatkan uangnya. Tapi kini hampa sudah dan biarlah Putri menggapai cita-citanya dialam sana, bersama Tuhannya,kata br Sidabutar ibunda Putri.

Sementara warga yang mengetahui kejadian itu,K Sinambela (40) di Ajibata sangat menyayangkan kejadian tersebut, sebab menurut hemat kita, kawasan di tepi Danau Hotel Jordan itu susah harus dibuatkan tali tanda pengaman pantai, sehingga wisatawan dan pengunjung pantai itu dapat mengetahui kedalaman danau.

Pihak gur-guru yang mendampingi anak-anak sekilah itupun wajar diperiksa Polisi, Polres Tobaaa dan diharapkan segera bertindak, sebab tidak mengantispasi para siswa yang bisa berenang dan yang tidak bisa berenang, dan seharusnya wajar difasilitasi dengan pelampung jika kita berada dalam air, secara kusus bagi siswa yang tidak bisa berenang,ujar Sinambela.||| Jes Sihotang

Editor : Zul