Telan Korban Jiwa ||| Warga Siempat Rube Minta Pemkab Pakpak Bharat Segera Perbaiki Jembatan Nengger

356

PI NEWS.com.PAKPAK BHARAT||| Jembatan Nengger Sungai Lae Kombih penghubung antara Desa Traju dengan Desa Siempat Rube II dan IV serta digunakan sebagai jalan Alternatif Warga Kecamatan Siempat Rube Menelan Korban Jiwa pada (Jumat 9/08 2019). Seorang Wanita Meninggal Dunia yang diketahui bernama Jumasti br Padang (38) terjebur dari Jembatan Nengger ke Sungai Lae Kombih ketika hendak menyebrang menggunakan Sepeda motor bersama Suaminya.

S. Padang (30) warga Desa Siempat Rube II saat ditemui Potret Indonesiaku di kediamannya berharap, agar pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pakpak Bharat tidak membiarkan jembatan dan jalan itu semakin rusak, sehingga jalan alternatif ini tetap bisa dilintasi oleh kendaraan tanpa rasa khawatir dan waswas. “ Sekarang Kalau lewat disini agak sepi kendaraan, orang-orang yang melintas lewat jembatan ini masih takut karena kejadian kecelakaan yang baru terjadi beberapa hari yang lalu, warga masih merasa khawatir dan waswas lewat dari jembatan Nengger ini, lagian agak jauh juga kalau harus memutar lagi lewat di jembatan utama sebelum Desa si empat Rube I ke Jambu Rea itu, semoga saja Pemkab Pakpak Bharat punya kepedulian untuk segera memperbaikinya secepatnya,” kata S. Padang kepada Potret Indonesiaku, Senin (12/8/2019).

S. Padang mengaku, jalan terjal menuju jembatan dan penghalang jembatan yang tidak utuh itu membuat warga harus ekstra hati-hati saat berkendara Lewat jembatan Nengger tersebut. Sementara itu jalan dari Desa teraju menuju Desa Siempat Rube II Kecamatan Siempat Rube sepanjang jalan kini banyak yang rusak parah. Sehingga sulit dilalui berbagai kendaraan terutama saat musim hujan karena di jalan itu bertabur lubang. “Kami minta Pemkab Pakpak Bharat segera memperbaiki jalan itu juga. Sehingga memudahkan warga melintasinya, dan jangan sampai ada lagi memakan korban jiwa seperti yang dialami warga Kami kemarin juga ” Harap S. Padang Warga Desa Siempat Rube II ini.

Menanggapi Kejadian tersebut Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat Kasiman Berutu, SE (Ak), saat dikonfirmasi media Potret Indonesiaku News pada (sabtu /10/08) melalui Chat Messenger menyampaikan Belasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga korban, beliau juga membenarkan kecelakaan tersebut terjadi karena rem blong dan tidak ada hubungannya dengan Kondisi jembatan.

Untuk itu Plt Kadis PUPR Kabupaten tersebut menghimbau kepada masyarakat daerah kabupaten Pakpak Bharat agar berhati-hati saat berkendara,” berbeda resiko perjalanan antara tanah yang datar dengan tanah yang berbukit dan berlembah.

Saat ditanyakan tindakan Pemkab dengan Kondisi Jembatan Tempat kejadian Kecelakaan Tunggal yang sempat menelan korban jiwa yang terjadi pada hari jumat lalu, dimana jembatan Nengger penghubung Desa tersebut Penghalang jembatan tersebut tidak utuh lagi, Kasiman Berutu Menyebut Setiap kerusakan jalan dan jembatan di pakpak bharat akan diperbaiki secara bertahap karena tidak bisa sekaligus karena keterbatasan anggaran. ” Termasuk penghalang jembatan perlu diusulkan untuk diperbaiki. Sistem penganggaran kita saat ini diusulkan dan jika disetujui DPRD maka tahun depan kita akan lakukan perbaikan” Pungkas Plt. Kadis PUPR Kabupaten Pakpak Bharat.||| Reporter : Darianto Berutu

Editor : Zul