Soal Alih Fungsi Hutan, Poldasu Bakal Panggil Wagub Sumut

135

Potret Indonesiaku.com.MEDAN|||Kasus alih fungsi lahan hutan di Langkat yang menggiring Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) berinisial MIS alias Doddy sebagai tersangka masih terus dikembangkan. Teranyar, penyidik Ditkrimum Polda Sumut akan memanggil Wakil Gubsu Musa Rajekshah untuk dimintai keterangan terkait masalah perusahaan keluarganya itu.

“Akan kita telusuri sampai ke sana (ke Wagub Sumut). Semua pihak yang kita anggap ada hubungannya dengan kegiatan usaha di kawasan hutan ini akan kita mintai keterangan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Ronny Samtana menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (31/1/2019).

Informasi yang berkembang, Musa Rajekshah pernah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun dia tidak menghadiri panggilan pertama. Saat dikonfirmasi dan ditanyakan jadwal pemanggilan kedua, Ronny tidak menjawab tegas.

“Yang jelas kita akan lakukan pemanggilan, apabila pemanggilan pertama tidak hadir, tentunya ditidaklanjuti dengan pemanggilan kedua, cuma kapannya kita akan lihat kesediaan waktu kepada penyidik,” sebut Ronny.

Ronny juga menjelaskan kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya kawasan hutan di Langkat yang sudah diusahakan satu perusahaan perkebunan. Penyelidikan pun dilakukan. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan, ternyata kawasan hutan dimaksud memang sedang diusahakan dan ditanami sawit.

“Tidak (termasuk TNGL), tetapi masuk kawasan hutan. Luasnya ada 500-an (hektare),” sebut Ronny.

Dikonfirmasi ditempat terpisah, Wagubsu Musa Rajekshah mengaku sejauh ini belum pernah ada pemanggilan dari Polda Sumut terkait perkara ini.

“Belum, belum,”sebutnya di Medan.

Dia sendiri mengaku sempat mengelola PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM), lama sebelum menjadi Wakil Gubsu. Ijeck sendiri mengaku siap untuk mengikuti aturan jika keterangannya dibutuhkan.

“Kita harus ikuti aturan hukum, ikuti juga aturan jabatan,” sebutnya.

Meski awalnya menolak memberikan komentar, namun Ijeck akhirnya buka suara saat ditanyakan harapannya dalam kapasitas sebagai abang kandung dari Dodi yang kini berstatus tersangka dalam kasus tersebut.

“Gini aja, semua ada aturan hukum. Kalau memang menurut Dinas Kehutanan seperti apa, tanyakan. Kalau memang seperti apakah sudah bisa diterapkan (hukum,” ujarnya.

Ijeck mengaku di seputar lokasi perkebunan PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) selaku perusahaan yang dikelola oleh keluarga mereka, banyak perusahaan perkebunan lainnya milik masyarakat.

“Kalau bisa diterapkan (hukum), kan dilokasi sana banyak kebun. Nggak cuma PT ALAM, banyak juga masyarakat. Kalau mau diberlakukan secara hukum ya meratalah semuanya ya. Kenapa musti muncul 1 perusahaan. Coba tanyakan Dinas Kehutanan aja,” sebutnya.||| Benni Simamora

Editor : Zul