Roni S.(29) Di Rekam Video menantang ,ditangkap TEKAB POL.Medan Barat Tak Berkutik,,Pelaku Pemalak diPasar Sambo Sei Agul ,Nginap di Polsek Medan Barat,,.

67

Potret Indonesia News.com Medan (23/09/2021).

Tekab unit Reskrim Polsek Medan Barat dengan Cepat  amankan pelaku Pemalak / Pemerasan dengan pengancaman oleh seorang Pria bernama : Roni Sihotang (29)  warga Jalan Karya Mesjid Gg Melati Kec.Sei Agul Medan Barat dan teman wanitanya E br.Simanjuntak (35) yang terekam Video serta divralkan oleh korbannya Pada hari Rabu tgl 22 september 2021 sekitar pkl. 14.13 wib,

Adapun korbannya diketahui bernama : Dameria br Hutauruk. 38 Thn. Pr.Kristen. pek.Pedagang. Al. Jln.Gelas no 47 Kel.Sei Putih tengah Kec.Medan Petisah.Dimana tampak si korban dalam video berdurasi 1:52 detik itu mengalami ancaman dan makian dari sipelaku karena tak memberi uang Rp.2000 sebagai Dana pembinaan.

Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba.SH.MH langsung bertindak  setelah mendapat informasi dari Medsos Medan Talk dan Instagram adanya pengutipan liar yg dilakukan oleh pria bernama Roni Siihotang yang diketahui anggota  ormas dengan dalih uang pembinaan sebesar Rp. 2000 ( dua ribu ) terhadap setiap Pedagang.

Maka menindak lanjutin informasi tersebut diatas TEKAB Unit Reskrim yg dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim dan Panit 2 Iptu. riswan ginting Polsek Medan Barat langsung ke TKP dan mengamankan Tersangka lalu memboyong ke Polsek Medan Barat.

Saat ditangkap Pria yang berlagak jagoan Kampung  di Video tersebut tak mampu berbuat apa-apa dan hanya terdiam sambil mengikuti perintah Panit 2 untuk segera masuk ke Mobil agar langsung dibawa ke Mako Polsek Medan Barat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menyikapi hal ini ,Lamsiang Sitompul SH.MH ditemui diruangan Kantor DPP HBB menyatakan kekesalannya atas kurangnya ketegasan dari pihak terkait Yakni POLRI dan PD-PASAR  di pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar resmi PD- PASAR yang masih marak pelaku Pemerasan dan Pengutipan Liar Berdalih Dana Pembinaan Ormas.

” Kami dari DPP HBB menyesalkan lemahnya tingkat pengawasan dan perlindungan kepada para pedagang pasar tradisionil bahkan  pasar yang di kelolah oleh Pihak PD-PASAR,seharusnya mereka para pedagang kan uda bayar kutipan resmi ya janganlah ada lagi kutipan-kutipan Liar  berdalih dana pembinaan,,mau makan apa keluarga pedagang itu kalau semua mengutipi uang pembinaan kepada mereka,” Jelas Lamsiang selaku KETUM DPP- HBB.

lanjut Lamsiang Lagi,,,,,” Kami Ucapkan BRAVO  kepada Reskrim Medan Barat yang cepat Tanggap pada Video yang Viral tersebut, dan Harapan kami dari DPP-HBB agar Kapoldasu bertindak Tegas terhadap pelaku pengutipan Liar di pasar-pasar tradisionil dan pasar-pasar yang di kelolah PD-PASAR  agar pedagang kecil-kecilan itu bisa menyambung hidup dimasa Pandemik ini,” Himbau Lamsiang Penuh Harap kepada Kapoldasu mengakhiri keterangannya.( Dms/ Red).