Polsek Medan Kota “Door” Pelaku Pencurian Sepeda Motor

147

PI NEWS.com. MEDAN ||| Tim kanit Reskrim Polsek Medan Kota di dor kaki pelaku pencurian sepeda motor yang sudah puluhan kali beraksi di Kota Medan.

Tersangka atas nama AS alias G (22) warga Jalan Tangguk Bongkar VI Gang Langgar, Kecamatan Medan Denai.
Dia ditangkap pada hari Senin (20/1/2020), dan berdasarkan dua Laporan Polisi (LP) dari dua korban, masing-masing adalah warga Jalan Sempurna dan Jalan Air Bersih.

Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu M Ainul Yaqin mengatakan, pada saat ini tersangka ini mencuri sepeda motor dengan cara membuka pagar rumah korban.
Usai kejadian ini korban langsung membuat laporan ke polsek medan area Untuk penangkapan, kata iptu m Ainul yaqin pada hari Senin (20/1/2020).

Unit kanit Reskrim Polsek Medan Kota dan mendapatkan informasi bahwa tersangka AS alais G sedang berada di daerah Pasar I Kampung Tapanuli.
Dan petugas kepolisin dan berhasil mengamankannya tersangka tanpa perlawanan. Kepada petugas medan area dan dia mengakui perbuatannya bersama temannya yang sudah lebih dulu kami tangkap atas nama RAK, D alias dan M dan N,” kata kanit reskrim iptu M Ainul hari Kamis (23/1/2020).

Pada Saat dilakukan pengembangan terhadap penadah berinisial OM ke arah Marindal untuk mencari barang bukti, kata iptu m Ainul tersangka dan mencoba melarikan diri. Petugas kepolisin dan mencoba memberikan tembakan peringatan di udara tiga kali namun tidak dihiraukan tersangka.

Petugas kepolisn medan kota dan memberikan tindakan terukur ke arah kaki tersangka kemudian tersangka diboyong ke Rumah sakit Bhayangkara untuk perawatan medis,” kata kanit reskrim Iptu M Ainul.
Dari tangan tersangka, ini petugas kepolisin medan kota dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah gunting potong besar, 1 buah kunci Y, 1 buah tang kecil, 2 buah kunci L, 2 buah anak kunci, 1 buah anak kunci bentuk b dan 1 buah masker warna hitam.

Tersangka ini jerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,” kata kanit reskrim Iptu M Ainul yaqin.||| Damos Simatupang

Editor : Zul