Polrestabes Medan Ungkap Kasus Premanisme di Sejumlah Pasar Tradisional

158

Potret Indonesiaku.com | MEDAN///Sejumlah premanisme di pasar tradisional di Kota Medan, lebih kurang enam orang tersangka berikut menyita barang buktinya berupa batu, kwitansi, stempel, uang diduga hasil pemerasan dan lain sebagainya diamankan Polrestabes Medan.

Kapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto saat ekspose kasus di Mapolrestabes Medan Jalan HM Said Selasa (28/8/2018) sore mengatakan, dua dari enam tersangka tersebut adalah, MR alias Ridwan ,22, warga Deliserdang dan K alias Sena ,59, warga Medan Tembung.

“Kedua tersangka ini terlibat kasus kekerasan secara bersama-sama atau melakukan perusakan di Pasar Aksara, Medan pada Rabu, 8 Agustus 2018 lalu,” kata Agus.

“Mereka melakukan perusakan terhadap bangku dan seng serta memancing keributan di TKP,” tambah Agus

Kemudian, sambung Agus, seorang lagi tersangka dengan inisial RS (40) ditangkap dalam kasus perusakan dan penganiayaan terhadap salah seorang pedagang di Pasar Ikan Lama, Jalan Perniagaan, Medan pada Sabtu (27/8) lalu.

Motifnya tersangka tidak senang kepada korban Andreas Wijaya (23). Ia lalu memaksa masuk ke dalam toko korban dengan cara menendang pintu toko. Tersangka lalu membuka pintu toko dan sekita itu ia menganiaya korban hingga babak belur.

“Kasus yang ketiga melibatkan tiga orang tersangka. Mereka melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap pemilik toko di Pasar Kapuas, Jalan Rahmadsyah, Medan pada Kamis, (2/8/18) lalu.”

“Modusnya, pelaku AR ,34, FR ,55, dan S ,40, mendatangi toko korbannya Latif ,42, untuk meminta uang operasional jaga malam. Namun ketika korban tidak bersedia menyerahkan uang jaga malam tersebut, para tersangka ini langsung melakukan pengancaman,” ujar mantan Kasat Reskrim Poltabes Medan (sekarang Polrestabes Medan) seraya mengajak masyarakat untuk segera melapor ke polisi bila melihat aksi kejahatan di sekitar tempat tinggalnya.///Syukur Imam Sikumbang

Editor : Zul