Polda Sumut Ungkap Jaringan Narkoba Internasional,3 Ditembak Mati

163

Potret Indonesiaku.com | MEDAN///Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil melakukan pengungkapan kasus jaringan narkoba internasional dalam pengungkapan selama tiga hari yang dimulai pada 19-22 Agustus 2018.

Dari pengungkapan, petugas berhasil mengamankan sembilan kilogram narkotika jenis sabu dan menangkap enam pelaku dalam kasus tersebut.
Ke enam pelaku tersebut, masing-masing MAA (47) warga Desa Mesjid, Kecamatan Suka Mulia Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, MZ (40) warga Malaysia tepatnya Pulau Pinang, Malaysia, S (41), Serbelawan Kabupaten Simalungun.

Kemudian, MRI (32) warga Tanjungkeramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, MAR (32) warga Kampungbesar, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Z (43) warga Tanjungkeramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto mengatakan bahwa dari enam pelaku yang diamankan, tiga di antaranya diberikan tindakan tegas terukur berupa penembakan sehingga meninggal dunia.

“Mereka ditembak karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat hendak ditangkap,” kata Kapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto di RS Bhayangkara, Jumat (24/8/2018) dalam konfrensi Persnya.

“Sedangkan tiga pelaku lainnya berhasil dilumpuhkan di bagian kaki,” sambungnya seraya menyatakan keenam pelaku ini merupakan jaringan narkotika Malaysia, Aceh dan Sumut.

Dikatakan mantan Wakapolda Sumut ini, pihaknya berhasil mengungkap jaringan ini berawal dari pengembangan kasus sabusabu seberat 39 kilogram di Jalan Lintas Medan-Aceh yang berhasil diungkap Polda Sumut.
Dalam kasus itu, didapatkan nama MAA (DPO) sebagai pengatur masuknya narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia yang diketahui berada di Wilayah hukum Aceh.

Pria dengan bintang satu di pundaknya ini memaparkan, pada Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MAA di Simpang Opak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kemudian diperoleh dari hasil interogasi bahwa masih ada sabu dibawa oleh tersangka MZ, dan S dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Masih dihari yang sama sekitar pukul 17.20 WIB, pihaknya melakukan penangkapan terhadap MZ dan S di Jalan Lintas Medan – Aceh tepatnya di pasar buah Aceh Tamiang.

Namun, kata Kapolda, Narkotika Jenis sabusabu sudah diserahkan kepada MRI dan MAR yang akan dibawa ke Medan.
Pada Senin (20/8/2018) sekitar pukul 05.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MRI dan MAR pada saat akan menyerahkan sabu kepada Z di SPBU Besitang, Kabupaten Langkat dengan barang bukti Narkotika Jenis sabu seberat 9 kilogram yang akan dikirim ke Kota Medan atas perintah MAA.

Setelah ditangkap semua, sambung orang nomor satu di Polda Sumut, selanjutnya Ditresnarkoba Polda Sumut akan membawa ke-6 tersangka menuju Polda Sumut. Di dalam perjalanan, tepatnya di jalan tol Binjai-Medan para pelaku berupaya melarikan diri.
Kemudian petugas melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali tetapi mereka tidak menghiraukan peringatan itu sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, peluru petugas mengenai MAA, S dan MZ dan akhirnya meninggal dunia .

Sedangkan MAR terkena tembak pada kaki kanan dan MRI terkena tembakan pada kaki kiri dan selanjutnya di bawa ke RS Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan untuk dilakukan perawatan.

Kepada petugas, ketiga kurir yang dilumpuhkan itu mengaku diupah Rp 10 juta perorang untuk mengantarkan barang haram itu.
“Sama seperti Kapolda Sebelumnya, sikap saya terhadap pelaku jaringan narkoba tetap sama yaitu memberikan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kapolda..///Syukur Sikumbang

Editor : Zul