Polda Sumut Musnahkan 48,3 Kg Sabu,73,6 Kg Ganja dan 280 Ekstasi

165

Potretindonesiaku.com.MEDAN///Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengungkap peredaran narkoba internasional di wilayah Sumut dengan mengamankan beberapa barang bukti.

Di antaranya 48.3 kilogram sabu-sabu, 73.6 kilogram ganja, 280 butir pil ekstasi dengan jumlah laporan 23 dan berhasil menangkap 42 orang tersangka.

“Pengungkapan dimulai April-Juli 2018 dan semua barang bukti kita musnahkan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw di Depan Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut, Selasa (31/7).

Kapolda menjelaskan, pihaknya berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 66.47 kg milik jaringan sindikat Malaysia, Aceh dan Medan.

“Jenis sabu-sabu senilai Rp 66.4 miliar itu terdiri dari 4 kasus dengan 9 orang tersangka dari tanggal 25-26 Juli 2018,” jelasnya.

Paulus memaparkan, penangkapan dilakukan, Rabu 25 Juli 2018 menangkap dua tersangka AR (27) warga Perlak Aceh Timur dan HS (27) warga Medan Sunggal.

Kemudian dikembangkan, tiga orang tersangka lainnya, MS (32) warga Jalan Pertamina, Medan Belawan, SL (38) warga Kampung Jawa, Aceh Timur dan BSH (35) warga Desa Gonting, Padang Lawas ditangkap.

Petugas juga melakukan pengembangan dan membekuk SR (27) warga Jalan Karya Darma Dusun III, Tanjung Morawa, NS (43) warga Jalan Kasan Samud, Tebing Tinggi.

Selanjutnya, IR alias O (31) warga Desa Tanjung Keramat, Aceh Tamiang dan ZA Alias Z (23) warga Desa Tanjung Keramat, Aceh Tamiang.

“Barang bukti yang diamankan bisa menyelamatkan anak bangsa sebanyak 664.780 orang dengan asumsi 1 gram shabu untuk 1 orang,” jelas Kapolda.

Lebih lanjut, Paulus menambahkan, pada Selasa 17 Juli 2018 pukul 13.30 WIB Satresnarkoba Polres Langkat melakukan penangkapan terhadap H (53) Sei Bilah langkat dan I (40) warga Jalan Imam Bonjol, Langkat dengan barang bukti berupa 252 kg ganja.

Para tersangka itu dikenakan pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Diancam pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Setelah pemaparan, tangkapan narkotika selanjutnya dimusnahkan dengan membakar dan direbus ke dalam air yang mendidih.

Pasca melakukan paparan, orang nomor satu di Polda Sumut ini sempat bertanya kepada beberapa tersangka. Seperti kepada tersangka berkacamata yang tidak diketahui namanya.

“Kamu itu yang kacamata, sudah berapa usiamu sekarang? Apa tidak menyesal mengedarkan narkoba?”tanya Kapolda.

Lantas pria berkacamata itu langsung menjawab 42 tahun dan dirinya menyesal. “Saya menyesal pak. Saya tidak akan mengulang perbuatan saya lagi,”ujarnya.

Kapolda yang mendengar jawaban dari pria berkacamata itu langsung menyatakan itu karena kalian sudah ditangkap.

Paulus juga bertanya kepada 42 tersangka melalui pengeras suara. “Apa kalian merasa menyesal dengan perbuatan kalian? Kalian ini harusnya bersyukur. Karena masih bisa menghirup udara segar. Kalau kalian membuat perbuatan kalian lagi, akan kami berikan tindakan tegas terukur agar kalian menghadap Allah SWT,”ujar Kapolda.///Sholihin

Editor : Zul