Poin-Poin Penjelasan Terbaru Pemerintah soal Penanganan Corona

171

PI NEWS.com.JAKARTA ||| Pemerintah memberikan informasi terkini penanganan virus Corona (COVID-19). Pemerintah turut berdukacita untuk tenaga medis yang meninggal dunia saat merawat pasien virus Corona.

Informasi terkini ini rutin disampaikan Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, pada Minggu (22/3/2020). Yuri menyampaikan data terbaru pasien Corona, langkah penanganan hingga imbauan-imbauan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 ini.
Berikut poin-poin penjelasan pemerintah 22 Maret 2020:

Pemerintah menyampaikan dukacita dan belasungkawa untuk tenaga medis yang meninggal dunia saat merawat pasien virus COVID-19.

“Saya awali bahwa pemerintah menyatakan keprihatinan yang mendalam dan duka sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban dari penyakit COVID-19,” kata Yuri.
Yuri mengatakan pemerintah menghargai dedikasi para tenaga kesehatan di semua lini dalam merawat pasien Corona.

*514 Kasus Positif Corona
Data terbaru yang disampaikan pemerintah, kasus positif COVID-19 mencapai 514.
“Ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang,” kata Yuri.
Angka 514 kasus positif Corona ini berdasarkan data yang dihimpun pemerintah sampai pukul 12.00 WIB. Pemerintah terus melakukan tracingkontak pasien positif Corona. “Totalnya 514 orang,” ucap Yuri.
Peta Sebaran 514 Kasus Positif Corona
Peta sebaran kasus positif Corona per daerah:
Bali: 3
Banten: 47
DI Yogyakarta: 5
DKI Jakarta: 307
Jawa Barat: 59
Jawa tengah: 15
Jawa Timur: 41
Kalimantan Barat: 2
Kalimantan Timur: 9
Kalimantan Tengah: 2
Kalimantan Selatan: 1
Kepulauan Riau: 4
Sulawesi Utara: 1
Sumatera Utara: 2
Sulawesi Tenggara: 3
Sulawesi Selatan: 2
Lampung: 1
Riau: 1
Maluku: 1
Papua: 2
Dalam proses verifikasi di lapangan: 6
Data sebaran pasien positif Corona yang meninggal dunia:
Bali: 2
Banten: 3
DKI: 29
Jawa Barat: 9
Jawa Tengah: 3
Jawa Timur: 1
Sumatera Utara: 1
Total: 48
*Orang Sembuh: 29 orang

“Kami menyadari bahwa semua ingin sehat, semua ingin tidak terkena penyakit ini. Mana kala kemudian muncul gejala, kita harapkan tidak panik, kemudian konsultasikan segera ke fasilitas kesehatan yang terdekat, ke dokter, ke puskesmas, ke RS, ataupun ke mana,” kata Yuri.

Nantinya, Yuri melanjutkan, dokter secara profesional akan mulai melihat dan menilai apakah ada indikasi kuat untuk dilakukan swabuntuk mencari kemungkinan terinfeksi virus Corona. Dokter akan menentukan seberapa berat pasien terinfeksi dan ke mana harus dirujuk di RS.||| Zul

Sumber : Dtc