PLN.UPK Belawan Resmikan Jalur Tracking Pengembangan Ekowisata Mangrove Sicanang

202

PI NEWS.com.MEDAN||| Pengembangan Ekowisata Mangrove untuk jalur tracking dan sekolah alam di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, diresmikan penggunaannya oleh Manajer PLN UPK Belawan, Syahminan Siregar dan Direktur Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu), Melinda Suriani Harefa bersama perwakilan Lantamal I, Letkol Marinir Felix serta utusan dari dinas-dinas di Pemko Medan dan Pemprovsu, Ekowisata Mangrove Sicanang, Jalan Pulau Pinang Blok 16 Kelurahan Sicanang Belawan, Senin,(21/10/2019).

Syahminan mengatakan, dibukanya jalur tracking dapat menarik minat warga Medan khususnya Kecamatan Medan Belawan untuk dapat belajar tentang mangrove dan sadar akan lingkungan. “Dengan adanya bantuan yang diprogramkan melalui CSR PLN merupakan hasil dari keuntungan laba perusahaan, jadi ada kalanya bantuan tahun ini lebih baik dari bantuan sebelumnya untuk pengembangan Ekowisata Mangrove Sicanang,” ujarnya.

Syahminan berharap dengan adanya tracking ini nanti kedepan perawatan, pemantauan di mangrove akan lebih gampang dan mudah serta penanaman kembali lebih mudah karena sudah ada akses jalannya kesana.” Marilah kita jaga aset yang sudah ada dan bisa kita manfaatkan karena ini dibangun dan dibuat untuk kepentingan kita semua, tidak ada yang miliki ini milik kita semua,” harapnya.

Sementara, Dinas Pariwisata Sumatera Utara di wakili Rismawati, mengharapkan jadi objek wisata mangrove dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tentunya warga setempat juga di libatkan agar bisa mengembangkan wisata mangrove ini.

Direktur Yagasu, Melinda Suriani Harefa mengungkapkan, kawasan hutan mangrive sudah mereka bina sejak tahun 2013. Bahkan sempat mengalami kerusakan di tahun 2018, namun dengan semangat mereka terus benahi untuk pengembangan Ekowisata Mangrove Sicanang.

“Ada terbangun 175 meter tracking, rencananya akan diperpanjang sampai 400 meter. Begitu juga memanfaatkan sekolah alam bagi masyarakat sekitar agar anak – anak bisa mengikuti belajar les Bahasa Inggris dan sudah dilakukan pembibitan 1.100 ribu batang mangrove, berkat bantuan dan kerja sama dari PLN dan Pelindo 1,” sebut Melinda

Melinda Suriani Harefa juga berharap, satu komitmen, masyarakat tetap jalan terus untuk mempertahankan mangrove ini,kedepannya dapat membantu masyarakat sadar wisata dalam memaksimalkan pengelolahan ekowisata mangrove melalui fasilitas yang memadai bagi pengunjung. Dengan banyaknya pengunjung yang datang maja akan Signifikan dengan peningkatan pendapatan masyarakat setempat, “harapnya.

Lurah Sicanang, Julkifli mengatakan Mangrove ini sudah ada diupayakan oleh penggiat lingkungan yang di prakarsai oleh YAGASU ( Yayasan Gajah Sumatera), pihak Pemko, pihak pihak lain, PLN, Pelindo. Dan sekarang ini kita arahkan dan kita mintakan pengiat YAGASU untuk digiatkan perawatan dan pembangunan mangrove ini sebagai ekowisata, masyarakat disini kita harapkan mendukunglah, dengan adanya ekowisata terbantunya ekonomi masyarakat dengan banyaknya pengunjung, “ungkap Julkifli.||| Damos Simatupang

Editor : Zul