Pasca Penyerangan Mabes Polri, Kapolri Minta Personel Tetap Beri Layanan Masyarakat Serta Tingkatkan Kewaspadaan dan Pengamanan

146

PI NEWS.com JAKARTA |||
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta personel kepolisian tetap melayani masyarakat namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Pesan itu disampaikan Jenderal Sigit menyusul penyerangan dilakukan seorang perempuan berinisial ZA di Mabes Polri, Rabu (31/3) sore.

“Sekali lagi saya sampaikan ke seluruh anggota untuk tetap memberikan layanan ke masyarakat, namun tingkatkan waspada, tingkatkan sistem pengamanan. Baik di markas komando maupun saat tugas di lapangan,” kata Sigit di Bareskrim Polri, Rabu (31/3).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menceritakan kronologi pelaku teror ZA yang menerobos masuk ke Mabes Polri, Rabu (31/3) sore. Sigit mengatakan, awalnya wanita kelahiran 1995 itu berjalan dari gerbang belakang Mabes Polri menuju gerbang utama sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian dia bertanya kepada kepolisian yang berjaga di depan gerbang, di mana letak kantor pos.

Kapolri mengatakan, setelah masuk melalui pintu belakang, wanita tersebut kemudian menuju gerbang utama Mabes Polri.

“Kurang lebih pukul 16.30 WIB ada seorang wanita yang berjalan masuk dari pintu belakang kemudian yang bersangkutan mengarah ke pos gerbang utama Mabes. Yang bersangkutan kemudian tanya, dimana keberadaan kantor pos,” kata Sigit saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu (31/3).

Kemudian, kata Listyo, setelah bertanya, ZA dilayani dan ditunjukkan arah kantor pos oleh petugas kepolisian. ZA kemudian mendatangi kantor pos, namun berdasarkan pantauan polisi yang mengarahkannya, ZA terlihat meninggalkan kantor pos dan langsung melakukan penyerangan ke polisi yang berjaga di pos depan gerbang Mabes Polri.

“Wanita itu dilayani dan ditunjukkan arah kantor pos,” katanya.

“Namun wanita itu meninggalkan kantor pos dan dia kembali (ke pos polisi) kemudian langsung melakukan penyerangan ke anggota (polisi) yang ada di pos jaga,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Sigit mengatakan, ZA menyerang polisi yang berjaga dengan menembakkan 6 kali tembakan.

“Penembakan sebanyak 6 kali. Dua kali ke anggota di pos, dua kali di luar dan menembak lagi ke anggota yang ada di belakangnya,” ujarnya.

Mendengar suara tembakan tersebut, polisi yang berada di Mabes Polri langsung melakukan tindakan tegas ke ZA. ZA pun berhasil dilumpuhkan.

Pukul 19.00 WIB, jenazah ZA sudah tiba di RS Polri.

“Kemudian, terhadap tindakan (penembakan itu) dilakukan tindakan tegas ke yang bersangkutan. Kemudian dari olah TKP ditemukan identitas ZA, umur 25 tahun, alamat di jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jaktim,” ujarnya.

Sigit mengatakan, pelaku yang diketahui seorang mantan mahasiswa di salah satu kampus ini membawa sebuah map yang di dalamnya ada sebuah tulisan.

“Tersangka ini mantan mahasiswa di salah satu kampus dan drop out (DO) saat di semester lima. Kemudian dari hasil pendalaman, kita dapatkan beberapa temuan terkait dengan barang yang dibawa. Yang bersangkutan membawa map kuning itu ada amplop, bertuliskan kata-kata tertentu,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit menjelaskan, jika wanita itu memiliki akun Instagram yang di dalamnya terdapat sebuah postingan bendera Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

“Kemudian yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru dibuat atau diposting 21 jam lalu dimana di dalamnya ada bendera ISIS, ada tulisan soal bagaimana perjuangan jihad,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang berpakaian gamis hitam, bercadar dan berkerudung masuk ke area Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (31/3) sore. Orang tak dikenal itu masuk sembari menodongkan senjata ke petugas.|||

Kontributor : Charles Simor
Editor : Zul/Mcm