Musyawarah Astekindo dan Musyawarah Provinsi I HJKI Sumut Digelar

145

PI NEWS.com.MEDAN ||| Dengan mengusung thema “Kita Siapkan Badan Usaha Jasa Konstruksi Yang Mampu Bersaing dan Profesional” Musyawarah Astekindo dan Musyawarah Provinsi I HJKI Provinsi Sumatera Utara digelar pada Rabu (14/8) di Hotel Madani Medan.

Semakin hari semakin eksis keberadaan Astekindo, sebagai wadah para tenaga ahli dan terampil bidang jasa konstruksi ini. Astekindo akan terus menerus mengembangkan diri sebagai organisasi yang berbasis kompetensi dan profesionalisme bidang jasa konstruksi. Astekindo siap selalu melayani dan membantu anda tenaga teknik konstruksi dalam proses sertifikasi keahlian (SKA) dan ketrampilan (SKT) bidang Jasa Konstruksi.
Bukan itu saja, Astekindo juga pro aktif dalam membantu dan menampung aspirasi serta memberikan edukasi melalui pelatihan-pelatihan dalam peningkatan kompetensi kepada para anggotanya. Astekindo yang merupakan bagian dari masyarakat jasa konstruksi bersama dengan LPJK dan Pemerintah menuju Indonesia Kompeten.

Astekindo merupakan Asosiasi profesi terakreditasi LPJKN dengan Kode Asosiasi No. 142.

Pada kesempatan itu, Ketua Astekindo, Andriko Lubis mengatakan, kedepannya Asosiasi Tenaga Teknik Konstruksiyang bergerak dibidang pembuatan SKA dan SKT menjadi tenaga kerja trampil agar dapat mempercepat pembangunan/struktur yang ada di Sumut ini, membantu program pemerintah dalam meningkatkan potensi dari tenaga tenaga ahli dalam pekerjaan jasa konstruksi di Sumut. Setiap pembangunan jasa konstruksi di Sumut wajib mempuyai tenaga ahli, tenaga ahli teknik konstruksi harus ada sertifikatnya, kita memberi latihan dan pelatihan pelatihan serta musyawarah untuk priode 5 tahun kedepannya. Anggota yang sudah diberi sertifikasi, sertifikat tenaga ahli 3000 orang, mereka tinggal memperpanjang sertifikat itu kepada kita,ucap Andriko Lubis.

Astekindo cuma ada di Provinsi Sumatera Utara tidak ada di kabupaten daerah/kota. Jadi kita harapkan kalau ada tenaga tenaga ahli yang ada di kabupaten kota mereka mengurusnya silahkan melalui hubungi asosiasi perusahaannya minta bantuan kepada kita. Tenaga ahli konstruksi itu termasuk tukang batu, tukang las, tukang besi ada sertifikatnya, kita melatih keahliaan mereka itu. Astekindo sudah berdiri 5 tahun yang lalu punya banyak anggota , jadi kita manfaatkan anggota dan menjaga anggota agar mereka tetap bekerja baik dan profesional,”harap Ketua Astekindo, Andriko Lubis.

Dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi No. 2 Tahun 2017 ditegaskan bahwa:
Sertifikasi Kompetensi Kerja
• Setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.
• Setiap Pengguna Jasa dan/atau Penyedia Jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
• Sertifikat Kompetensi Kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh melalui uji kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja.||| Damos Simatupang

Editor : Zul