“Marko di Door Petugas , 2 Perampok di Flight over Amplas diRingkus TEKAB Patumbak,,

154

Potret Indonesia  news.com Medan (09/07/2020).

Tekab Reskrim Polsek Patumbak berhasil meringkus  seorang perampok yang sering menyaru sebagai  calo penumpang di seputar Terminal Terpadu Amplas (TTA), pelaku perampokan ini dihadiahi timah panas oleh Tekab  Unit Reskrim Polsek Patumbak karena saat ditangkap pelaku  berusaha kabur dan menyerang petugas .

Diketahui identitas pelaku bernama  Marko Harianja alias Ego (30), warga Jalan Garu III, Gang Melati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.selanjutnya petugas juga meringkus seorang tersangka lagi tanpa perlawanan, yakni Eko Syahputra alias Jawa (26), warga Jalan Bajak II, Kebun Kopi, Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam keterangannya Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza Sik melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip , A.Purba.SH menjelaskan  bahwa  tindakan tegas dan terukur   yang dikenakan terhadap tersangka atas laporan korban, Josua Simbolon (29), warga Labuhan Batu Utara (Labura), telah membuat laporan pengaduan dengan nomor :LP/392/VI/2020/SU/Restabes Medan / Sektor Patumbak, tanggal 22 Juni 2020.

Adapun Kronologis kejadian  dimana pada  Senin (22/6/2020), korban hendak pulang ke kampung halamannya dan  menunggu bus di halte Amplas bawah Fly Over.

“”Saat menunggu bus  datang dua tersangka menghampiri korban dimana tersangka Marko mengeluarkan pisau dan menempelkannya di perut korban. Sementara tersangka Eko mencekik dan memukul wajah korban serta mengambil paksa barang-barangnya,” jelas Iptu Philip, Kamis (09/07/2020).

“Kami langsung ke lokasi melakukan penangkapan terhadap pelaku. Tersangka mengakui perbuatannya,” Ungkap Kanit Res..

Lanjut Philip Purba……. Kemudian  melacak pelaku lain yang diketahui bernama Marko .”Kami berhasil mengetahui keberadaan tersangka Marko. Tapi, dia berusaha melawan dan melarikan diri sehingga dilakukan tembakan 3 kali ke arah atas, dan tidak diindahkan. Kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tersangka,” Pungkasnya.

Tersangka Marko kemudian diboyong ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pertolongan medis, lalu digiring ke Polsek Patumbak untuk penyidikan lebih lanjut.

Pada laporannya di SPKT Polsek Patumbak  korban alami kerugian satu unit Hp Android merek Oppo A7 warna hitam, uang Rp 250 ribu, KTP, kartu mahasiswa dan ATM BRI.

Petugas berhasil amankan ditangan tersangka barang bukti berupa satu unit HP merek Oppo A7 warna hitam, sebuah obeng runcing dan sebilah pisau dari Kuningan.

Tersangka disangkakan melanggar pasal 365 ayat (1) ayat (2) ke 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.

Warga Patumbak sangat berharap agar penangkapan terhadap para pelaku perampokan dan penodongan didalam angkot yang sering terjadi dialokasi sekitar terminal amplas dan dibawah flight over terus dilakukan oleh TEKAB RESKRIM PATUMBAK.(Red/Tim).

.