Lakalantas di Jalan Jamin Ginting, 2 Nyawa Melayang

280

PI NEWS.com.MEDAN ||| Kecelakaan lalulintas di kawasan Jalan Jamin Ginting tepatnya didepan Warung dekat Royal Sumatera Kelurahan Mangga,Kecamatan Medan Tuntungan,Sabtu, 12 Oktober 2019 sekira pukul 06.45 Wib pagi merengut 1 nyawa melayang dan 2 koran lainnya terluka parah.

Informasi diperoleh wartawan Potret Indonesia News.com, peristiwa laka lantas tersebut terjadi saat pengemudi mobil diduga Pajero dengan nomor polisi (HAAR) masih dalam pelacakan pihak Polisi melaju dengan kecepatan tinggi.

Setiba dilokasi peristiwa tepatnya di Jl. Jamin Ginting dari arah Simpang Simalingkar menuju Simpang Pos, dari selatan ke utara langsung menabrak sepeda motor Satria FU BK 4143 RAN, hingga naik ke Trotoar kemudian mobil Pajero menabrak sepeda motor BK 2751 AGV, yang sedang parkir, kemudian menabrak seorang perempuan yang sedang berdiri di pinggir jalan.

Usai menabrak sepeda motor dan pejalan kaki Mobil pajero tersebut langsung melarikan diri kearah simpang pos. Akibat kecelakaan tersebut kedua korban mengalami luka dan korban atas nama Sahrudin Basri meninggal dunia di TKP, sedangkan Trie Chintya Tesalonika Sinamo meninggal dunia di RS Bhayangkara Medan.

Informasi diperoleh para korban dalam lakalantas tersebut yakni, pengendara sepeda motor satri FU BK 4134 RAN, an. Sahrudin Basri (23) warga Dsn 3 Tanjung Putri Kampung Desa Pulau Semikat Kec. Sirapit kab. Langkat, mengalami luka pada kening, luka koyak didagu, pinggang kanan luka lecet dan memar, kaki sebelah kanan patah, siku tangan kanan luka koyak, meninggal dunia di TKP.

Pejalan kaki an. Trie Chintya Tesalonika Sinamo,(15 ) pelajar warga Jl. Pintu air 4 Gg. Simsim Kel. Kwala bekala kec. Medan Johor, mengalami luka lecet pada kaki sebelah kanan, kaki sebelah kiri patah, keluar darah dari hidung, dan meninggal dunia dalam perawatan RS. Bhayangkara Medan.

Pihak kepolisian Polsek Deli Tua yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan telah melakukan cek TKP dan mengamankan barang bukti (BB) serta memintai keterangan sejumlah saksi-saksi di lokasi peritsiwa.||| Damos Simatupang.

Editor : Damos Simatupang