Korban pengeroyokan dua Pria M & H tkp di Jalan Seksama , Tulus Marpaung ,”Saya yakin Polsek Patumbak dapat menangkap Kedua pelaku ,,

60

Potret Indonesia News.com Medan (12/01/2022).

Tak menyangka dihajar dua orang pemuda setempat yang tak pernah disapa olehnya Tulus Marpaung (28) warga Jalan Seksama Gang Keluarga Kecamatan Medan Amplas nyaris lembam dan berdarah akibat dikeroyok dua pria di depan gang Pardamean 1 kel Sitirejo 3 kec.Medan Amplas Kota tepat didepan rumah pelaku yang bertetangga ama si Tulus Marpaung ,pada Kamis (08/01/2022) sekira pukul 16.00 wib.

Dimana Tulus hari itu hendak pulang kerumahnya sore itu usai pulang kerja masuk pagi disalah satu pabrik daerah amplas,Namun tak disangka saat melintas lewat gang menuju rumahnya ada sebuah yang mengenai badannya dan korbanpun berhenti ditempat ianya dilempar sambil melihat kearah asal batu yang mengenai badannya.

Belum sempat bicara kepada tiba-tiba pelaku yang usai kejadian diketahui korban dari warga bernama : Hendro butar-butar dan Mando Butar-butar ,yang mana pelaku pertama Mando sudah lebih dulu melemparnya dengan batu,langsung menghampiri sikorban sambil memegang sebuah Martil besar yang mengarah kedirinya hingga korban dengan spontan menangkap Martil yang diarahkan pelaku kepadanya.

“Waktu itu sore jam 16.00 wib saya melintas dijalan Seksama Gang Perdamaian tepat didepan rumah pelaku yang saya ketahui bernama Mando dimana sesudah saya dilempar batu dari belakang sayapun berhenti dan pelakupun langsung datang dari belakang membawa Martil maka saat dia memindahkan Martilnya ketangan kanannya langsung saya mengambil martil tersebut agar tidak kena badan saya pak,,” jelas Korban dengan terperinci.

Tak sampai disitu saja pelakupun memukul sikorban dengan begitu ganasnya hingga keduanya saling bergelut tanpa sebab yang belum diketahui oleh sikorban kenapa dianya dilempar batu lalu dipukul oleh Mando ,malah muncullah pelaku kedua langsung memukul kepala sikorban dari belakang yang diketahui setelah kejadian adalah addek pelaku pertama sendiri bernama Hendro Sibutar-butar warga jalan seksama Gang Keluarga kecamatan Medan Amplas.

Memang masih mujur nasib sikorban yang dikeroyok oleh kedua pelaku yakni Hendro Butar-butar dan Mando Butar-butar yang adalah kakak beradik,yang mana warga setempat langsung melerai pengeroyokan tersebut meskipun korban sempat babak belur dengan Bibir robek ,luka gores dibagian leher dan luka dibagian kepala dan wajahnya.

Tak senang diperlakukan demikian oleh kedua pelaku korban langsung menuju ke SPKT Polsek Patumbak dan membuat laporan pengaduan dengan nomor STPL/14/1/2022/SEK.PATUMBAK /POLRESTABES MEDAN/ POLDASU diterima oleh Ka.SPKT Aiptu Bambang Kusdarmanto ,dimana sebelumnya korban visum luka di rumah sakit Hestomihi medan.

Korban mengakui bahwa pelayanan SPKT Polsek Patumbak dan Penyidik Irvan Ginting sangat antusias menanggapi laporan pengaduan sikorban dan akan melanjutkan proses pengaduan korban sesuai sop yang berlaku.

” saya berterima kasih kepada Bapak Kapolsek Patumbak dan petugas Reskrim yang sudah menanggapi dengan baik laporan pengaduan saya semoga laporan ini bisa berlanjut dan kedua pelaku Mando dan Hendro yang mengeroyok saya bisa ditangkap” Jelas Tulus dengan penuh harap.

Kapolsek Patumbak saat di komfirmasi melalui Kanit Reskrim Akp Ridwan.SH menyatakan agar berkordinasi dengan Penyidik untuk kelanjutan laporan dari sikorban dan meminta kirim STPL nya si korban.

” saya berharap kasus pelaporan pengaduan saya di polsek Patumbak ini ,dapat berlanjut dengan baik dan makasih kepada pihak kepolisian patumbak yang saya yakini dapat menangkap kedua pelaku dengan segera agar perbuatan arogan pengeroyokan yang merugikan saya ini tidak terulang lagi pak kepada yang lain” Harap Tulus Marpaung kepada Polsek Patumbak tempat mengadukan kekerasan yang dialaminya.( Dms / Asten )