Hari Ini !!! Dugaan Korupsi Pekerjaan Ruas Jalan Lingkar Kota Tanjungbalai, 2 Rekanan dan Konsultan Disidangkan

67

PI NEWS.com MEDAN |||
Dua terdakwa rekanan dan seorang pengawas (konsultan) menurut rencana, Senin (2/8/2021) akan menjalani sidang perdana (diadili) di Pengadilan Tipikor Medan.

Para terdakwa terkait perkara dugaan korupsi pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan Lingkar Kota Tanjungbalai TA 2018.

Kedua terdakwa rekanan yakni Endang Hasmi (48), selaku Direktur PT Fella Ufaira (FU) dan Anwar Dedek Silitonga (43), selaku mantan Direktur (berkas penuntutan terpisah/split) PT Citra Mulia Perkasa Abadi (CMPA).

PT FU sebagai penyedia jasa pekerjaan di STA 7+940 – 7 + 830 dan PT CMPA adalah rekanan yang melaksanakan pekerjaan di STA 7+200-7+940.

Sedangkan oknum konsultan, Abdul Khoir Gultom (31) selaku Direktur CV Dexa Tama Consultant (DTC), juga split.

Demikian data dihimpun dari penelusuran perkara tindak pidana korupsi (tipikor) secara online (SIPP) pada PN Medan.

Pihak terkait seperti Panitera Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Panmud Pidsus) Parlin Harahap yang dicoba dikonfirmasi lewat sambungan WhatsApp (WA) hingga Minggu malam tadi, belum memberikan jawaban tentang siapa nantinya didaulat sebagai ketua dan anggota majelis hakim yang akan menyidangkan perkaranya.

Sementara mengutip keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Asahan (Kajari TBA) Muhammad Amin SH MH melalui Kasi intelijen, Dedy Saragih kepada wartawan beberapa waktu lalu, ketiganya patut dimintai pertanggungjawaban hukum atas pelaksanaan proyek pekerjaan dimaksud.

Kedua rekanan tersebut belakangan diketahui mensubkan pekerjaan kepada rekanan lain. PT FU sebagai penyedia jasa pekerjaan di STA 7+940 – 7 + 830 dengan anggaran sebesar Rp8.245.639.000 dengan.

Hasil perhitungan APIP (Inspektorat) Kota Tanjungbalai terdapat kekurangan volume fisik pekerjaan senilai Rp.488.761.410.

Sedangkan PT CMPA yang seharus melaksanakan pekerjaan di STA 7+200-7+940 dengan pagu anggaran Rp3.270.442. Terdapat kekurangan volume fisik pekerjaan senilai Rp352.159.402.||| Damos Simatupang

 

 

Editor : Sahat Sirait