Erdina Br Sihombing Jadi Tersangka, Potong Jari Sendiri untuk Klaim Asuransi

461

PI NEWS.com.MEDAN ||| Peristiwa mengerikan yang menimpa seorang wanita pedagang cabai yang dikabarkan menjadi korban begal di Jalan AR Hakim dekat pintu perlintasan kereta api yang mengakibatkan empat jarinya putus karena dibacok kawanan begal yang terjadi pada Jumat pagi tanggal 1/5/2020 Sekitar jam 4:00 WIB akhirnya terungkap.

Setelah Polisi dengan susah payah berusaha keras untuk mengungkap kasus ini, akhirnya Direktorat kriminal umum Polda Sumut berhasil mengungkap kasus dan modus kejadiannya sekaligus menjadikan korbanya sebagai tersangka.
Erdina Br Sihombing (54) warga Jalan AR Hakim, Gang Rahayu ternyata bukanlah korban pembegalan, akan tetapi ini merupakan modus korban dengan berpura-pura menjadi korban begal, aksi yang terbilang cukup nekad dan lucu ini sebelumnya, kasus ini sangat menyita perhatian masyarakat kota Medan dan Sumatera Utara.

Setelah dilakukan penyelidikan yang sangat mendalam dan pengumpulan alat bukti dan keterangan dari korban sendiri ternyata apa yang ia katakan telah menjadi korban begal rupanya cuma siasat korban saja untuk mendapatkan uang banyak dari klaim asuransi.
“Setelah kita selidiki kasus ini ternyata apa yang korban sampaikan bahwa ia telah menjadi korban begal hanyalah tipu muslihat saja, ia sengaja memotong empat jarinya dengan pisau daging agar mendapatkan uang dari klaim asuransi karena terlilit hutang dan ia memotong jarinya dan memasukkan potongan jari miliknya ke plastik dan ia melakukan itu dalam keadaan sadar,”ucap Irjend Pol Martuani Sormin saat mengelar konferensi pers dilobby Adhi Pradana Polda Sumut. Jum’at (15/5/2020) siang.

Lanjut Kapolda Sumatera Utara lagi, atas kejadian ini korban akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 242 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara karena membuat laporan palsu.

Diberitakan sebelumnya korban sedang menaiki becak bermotor menuju pajak MMTC di Jalan Pancing untuk berjualan cabai pada jam 4:00 WIB, saat becak yang ditumpanginya melintas di jalan AR Hakim, dekat pintu perlintasan kereta api, dua orang menggunakan sepeda motor memepet becak dan merampas tas sandang miliknya Yang berisi uang jutaan rupiah, terkejut tas miliknya dirampas akhirnya korban berusaha mempertahankan tas miliknya, hingga terjadi tarik-menarik yang kemudian para pelaku membacok jarinya hingga putus.||| Damos Simatupang

Editor : Zul