Dr Fitriani Manurung Spd.Mpd,,Himbau Majelis Taklim PDIP utk BerQurban di Moment Idul Adha””

181

Potret Indonesia news.com Medan, (30/07/2020).

Didalam Menyambut  hari raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020, Dr.Hj.Fitriani Manurung Spd .Mpd selaku ketua Majelis Taklim DPC PDI Perjuangan Kota Medan mengajak seluruh kader PDI P kota Medan khusunya Anggota Majelis Taklim untuk memanfaatkan momentum hari raya tersebut dalam meneladani nilai-nilai luhur idul adha yang membawa berkah bagi yang menerapkan nilai luhur tersebut..

 

“Idul Adha atau hari raya Qurban yang menjadi moment paling berharga bagi kita untuk saling berbagi dan merasakan pengorbanan dan kecintaan kepada kebaikan. Saya mengajak khusunya anggota Majelis Taklim DPC PDI P Kota Medan untuk memanfaatkan momentum ini dalam berbuat yang terbaik di masyarakat,” Himbau  Dr.Hj.Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd, dihadapan awak media, Rabu (29/07/2020).

 

Kembali dijelaskan oleh Bunda Fitri, bahwa didalam Idul Adha ada prosesi ibadah Qurban dan itu menjadi pelajaran paling berharga bagi kita dalam menghadapi kehidupan yang memang penuh tantangan.

“Ibadah Qurban menuntut totalitas kita sebagai manusia kepada Tuhannya. Selain sebagai bentuk ibadah, Qurban juga memberikan pelajaran kepada kita untuk senantiasa rela berkorban demi sesama sebagai bentuk kepedulian sosial yang Hakiki ” pungkasnya.

 

Adapun Nilai-nilai yang terkandung didalamnya juga beradaptasi dengan dasar negara kita Pancasila dimana rela berkorban untuk sesama tertuang dalam sila ke 5 dari Pancasila, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Jadi nilai-nilai dalam ibadah Qurban selaras dengan dasar negara kita,” Terangnya.

 

Berkolaborasi dengan  konteks hidup dizaman Now ini  menurut Perempuan berkarir dan juga penyandang Gelar Dr pada Dasar UNIMED ini, Ibadah Qurban terkandung pesan yang jelas untuk senantiasa peduli sesama, mengutamakan kepentingan sosial atau kepentingan umum dimana memberikan rasa keadilan sosial secara merata merupakan wujud nyata dari pengamalan Pancasila mulai dari sila pertama sampai sila kelima yang sangat mumpuni dalam pemersatu bangsa.

.

“Ini pesan para pendiri bangsa kita termasuk diantaranya Bung Karno yang merupakan tokoh perumus pancasila,” pungkasnya.

Harapan Bunda Fitri masyarakat pemuda di  kota  Medan agar mampu hidup mandiri dan berkarya serta tetap menampilkan diri sebagai Masyarakat yang berakhlak dan berbudaya serta memiliki dasar Kasih yang Abadi dan Kekal. (Red)