“Ditpolair Baharkam Mabes Polri bersama Subditgakum Metro Jaya Berhasil Amankan 78 ribu Benur Lobster yang hendak diSeludupkan ke Singapore dan Vietnam ‘

179

Berita Nasional PI-News.com (23/7/19).

Pada giat Operasi rutinnya puluhan ribu baby lobster bernilai milyaran Rupiah kembali diamankan oleh DITPOLAIR BAHARKAM MABES POLRI ,diamankannya Puluhan ribu Baby losbter ini guna mencegah kepunahannya dan memgungkap jaringan praktek perdagangan hewan yang dilindungi undang-undang.

Pada Acara Pelepasliaran benur lobster ini merupakan hasil penindakan subditgakkum ditpolair baharkam korpolairud dan subditgakum ditpolair polda metro yang berhsil mengamankan sebanyak kurang lebih 78 ribu baby lobster yang dilindungi Undang-undang.

Dari data yang dihimpun Potretindonesianews.com.(20/7/19) diketahui bahwa pimpinan operasi pengamanan benur lobster Membenarkan, penindakan ini Atas perintah Pimpinan Ditpolair Baharkam Mabes polri dan Gabungan subditgakum Metro Jaya.

langkah selanjutnya ditpolair baharkam dan Subditgakum Metro Jaya berkordinasi dengan Balai karantina ikan Kementrian kelautan perikanan untuk mengamankan benih lonbster Rencananya akan diselundupkan ke Singapore dan vietnam,

Berdasarkan Arahan Menteri Kelautan dan Perikanan ibu Susi Pudjiastuti, dimana darahkan untuk dilepasliarkan diperairan mengambil lokasi di perairan pantai Kukup Gunungkidul ( Jogjakarta) Pemilihan lokasi pelepasliaran sesuai dengan rekomendasi dari Loka PSPL [pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut] .

Hal ini dilakukan guna menambahkan pelepasliaran itu diharapkan dapat menjaga kelestarian sumber daya ikan khususnya lobster dan juga menambah populasi lobster di perairan Gunungkidul.

Hal penindakan ini disesuaikan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp.) dan Rajungan (Portunus spp.) dari wilayah Republik Indonesia.

Dimana ditetapkan bahwa penangkapan atau pengeluaran lobster hanya dapat dilakukan dengan ketentuan lobster tidak dalam kondisi bertelur dan ukuran panjang karapas diatas delapan cm serta berat diatas 200 gram per ekor. untuk menjaga keberlangsungan dan kelestarian lobster di indonesia.(Ardiansyah Nst)