Ditkrimsus Polda Sumut Musnahkan Uang Palsu Hasil Klarifikasi Perbankan

128

PI NEWS.com.MEDAN ||| Subdit II Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumatera Utara bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara memusnahkan temuan uang palsu sebanyak 21.632 lembar, Rabu (14/8).

Pemusnahan dilaksanakan di Depan Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut yang dihadiri Dir Reskrimsus Poldasu,PJU dan wartawan Unit Polda.
Sebelum dilakukan pemusnahan terlebih dahulu telah melewati penelitian keaslian atas uang rupiah di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).Pemusnahan uang rupiah palsu ini telah mendapat penetapan Pengadilan Negeri Medan Kelas I-A dengan Nomor 01/PEN.PID/P.MUS/2019/PN.MEDAN tanggal 1 Maret 2019.

Adapun rincian temuan uang palsu sebanyak 21.632 lembar dengan rincian yakni :
– Uang Rp 100.000 sebanyak 8.974 lembar
-uang Rp 50.000 Sebanyak 11.850 lembar
– uang Rp 20.000 sebanyak 636 lembar
-uang Rp 10.000 sebanyak 88 lembar
– uang Rp 5000 sebanyak 83 lembar
– uang Rp 2000 sebanyak 1 lembar

Dalam memerangi peredaran uang palsu Polda Sumatera Utara dan jajaran telah melakukan penanganan kasus uang palsu sebanyak 27 kasus priode tahun 2017 sampai dengan 2019,dengan penyelesaian perkara sebesar 24 kasus dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan.

Perlindungan terhadap Rupiah dimuat dalam Undang-Undang No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.Pada pasal 35,36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang Rupiah dalam hal pemalsuan uang Rupiah,menyimpan secara fisik uang Rupiah palsu,mengedarkan dan/atau membelanjakan uang rupiah palsu,membawa atau memasukan rupiah palsu kedalam dan/atau keluar Wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor Rupiah palsu dengan ancaman pidana mulai 10 tahun hingga seumur hidup.

Dijelaskan juga bahwa terdapat beberapa hal penting tentang penanggulangan uang rupiah palsu,antara lain minimnya pemahaman masyarakat terkait ciri keaslian rupiah,wilayah peredaran uang palsu yang berada di daerah-daerah pusat perekonomian dengan size perekonomian yang besar dan rendahnya putusan tindak pidana rupiah palsu.||| Damos Simatupang

Editor : Zul