“Dihadiri Ribuan Warga,Bupati JR.Saragih Dan Forkopimda Resmi Membuka PRB Ke-33 Simalungun”

266

Potret Indonesia News.com, Simalungun (19/9/19)

Dengan Penuh Semangat Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Darah (Forkopimda) dan Panitia Pelaksana, secara resmi membuka perhelatan Pesta Rondang Bittang (PRB) Ke 33 di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumut, Kamis (19/9/2019) dan dihadiri ribuan warga warga.

Perhelatan budaya Simalungun ini dihadiri langsung Bupati Simalungun JR Saragih, Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba, Wakil Bupati Amran Sinaga, Sekda Simalungun Drs Gideon Purba, Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S AP, M PM dan Danrem Pantai Timur Simalungun Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto bersama-sama memukul gondang pembukaan PRB ke 33.

Dandim, Sekretaris Pengurus Partuha Maujana Simalungun (PMS) Japaten Purba secara bersama-sama memukul gondrang pertanda PRB ke 33 dibuka.

Sebelumnya 32 Kontingen Kecamatan melakukan parade/defile dari Jln. TPR Sinaga dan disambut Bupati JR didampingi Ny Erunita Anggraini dan para undangan melambaikan tangan penuh dengan keakraban dan senyum, sesekali hadirin tepuk tangan saat menyaksikan banyaknya jumlah para peserta PRB.

Menurut Bupati, Pesta Budaya Rondang Bittang merupakan pesta budaya rakyat Simalungun yang setiap tahun dilaksanakan yang bertujuan untuk menggali Seni dan Budaya Tradisional Simalungun khususnya kepada generasi muda, pelajar, masyarakat, mahasiswa, tourist domestic dan mancanegara.

“Jadi dulunya Pesta Rondang Bittang dilaksanakan setelah
marpariama (Paska panen) sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan Maha Pencipta atas keberhasilan hasil panen yang didapat”, Jelas Bupati.

Kepala Dinas Pariwisata Simalungun Resman Saragih sebagai Ketua panitia pelaksana PRB menyamlaikan bahwa Pesta ini biasa diprakarsai oleh muda-mudi kampung secara bergiliran artinya apabila muda-mudi salah satu kampung melaksanakan Pesta Rondang Bittang, mereka akan mengundang
muda-mudi kampung lain yang berdekatan dengan kampung tersebut untuk sama-sama bersukaria (Marmalasni uhur) pada pesta tersebut.

Pada PRB mereka saling bernyanyi, menari, bertenun (Martonun), berpantun (maruppasa) dan memainkan alat musik tradisional Simalungun (manggual, marsulim, marsordam, dl) dan olahraga tradisional Simalungun (Margalah, Mandihar, Marjalekkat, Marlittun,
Margul-gul, dll).

Pada acara ini muda-mudi juga saling menunjukan keahlian masing-masing untuk menarik perhatian lawan jenis.

Melalui Pesta Rondang Bittang diharapkan terjalin komunikasi asmara antar kaum muda-
mudi (Anak Boru Garama ABG) hingga kejenjang pernikahan. Ujar Anson Napitupulu SH mewakili Kadisparbud Simalungun.

Sementara itu menurut Ketua DPRD Simalungun Drs Johalim Purba, menyampaikan bawah penyelenggaraan Pesta Rondang Bittang ke 33 adalah
sebagai salah satu bentuk nyata upaya penggalian pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan kekayaan nilai-nilai budaya dalam rangka membangun jati diri dan kebanggaan masyarakat
Simalungun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dan sebagai tujuannya adalah Menggali, melestarikan mengembangkan dan memperkenalkan kebudayaan Simalungun kepada generasi muda sebagai ahli waris kebudayaan daerah.

“Masyarakat Simalungun sangat beradab dan saling menghargai satu sama lain, dan untuk itu tidak boleh satupun yang berkeinginan membenam dan mengikis Adat Budaya Simalungun, dan harus dijungjung tinggi,” Terang Johalim.

Sekretaris PMS Japaten Purba juga mengucapkan terimakasih dan selamat berkompetisi dalam semua kegiatan Budaya, Olahraga, Kuliner dan lainnya pada PRB ini, Ujar Japaten. (ZeNo).

Ket foto.

Bupati Simalungun JR Saragih, Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba, Wakil Bupati Amran Sinaga, Sekda Simalungun Drs Gideon Purba, Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S AP, M PM dan Danrem Pantai Timur Simalungun Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto saat memukul gondrang pembukaan PRB Ke 33 di Pantai Bebas Parapat. (Foto: Kemarin Sihotang).