Diduga tak melihat kendaraan Tronton yang Terparkir, AG (20) Security Pengendara Scoopy hitam Tewas Menabrak Belakang Truk,,

115

PI-NEWS.COM Polresta Deli Serdang.(26/01/2021).

Memang Malang tak dapat ditolak dan untung pun tak dapat diraih diketahui pengemudi sepeda motor kurang memperhatikan kendaraan Parkir didepannya saat mengendarai sepeda motornya, seorang pria muda yang berprofesi sebagai scurity, menubruk truk di depannya kendaraannya Hingga berujung maut.

Adapun Kecelakaan pembawa maut Itu terjadi di Jalan Sultan Serdang Dalu 10 tepatnya di dekat praktek bidan mandiri, Dusun V, Desa Dalu X-A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (26/1/2021) sekira pukul 06.20 WIB. dimana begitu mendapat kabar atau informasi dari warga dengan cepat Laka lantas ini ditangani unit Laka Lantas Polresta Deli Serdang yang turun ke tkp menelusuri kejadian Laka Lantas tersebut.

Diketahui kabarnya Korban tewas merupakan pengendara sepeda motor Honda Scoopy Hitam nomor polisi BK 2837 WAK yang bernama, Angga (20) warga Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Security muda tewas setelah menabrak bagian belakang Mobil Truk tronton jenis Mitsubishi BK 8032 ME yang dikendarai oleh Abdi Andika Siregar (38). namun saat kejadian tabrakan mobil truk sedang berhenti terparkir di badan jalan.

Saat dikomfirmasi Awak Media ,Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, Kompol.SL Widodo, SE menerangkan kepada hal , tabrakan bermula ketika pengendara sepeda motor Honda Scoopy hitam yang dikendarai korban datang dari arah Bandara KNIA menuju Tanjung Morawa.

“Sesampainya di tempat kejadian, korban tidak memperhatikan kendraan yang ada di depannya, sehingga menabrak bagian belakang sebelah kanan dari mobil Truk Tronton jenis Mitsubitshi yang saat itu sedang berhenti di badan jalan,” Ungkapnya.

Hebatnya kejadian laka lantas ini ada Truck terparkir diam di badan jalan yang ditabrak Pengendara sepeda motor yang dari belakang hingga , si Angga pengendara sepeda motor Scoopy Hitam pun tersungkur jatuh ke Aspal hingga tak sadarkan diri sesampai di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia.

“Korban mengalami luka robek di tangan kiri, memar dikening, ada robekan luka dihidung, tampak luka lecet di wajah, telinga dan hidung mengeluarkan darah, kemudian korban dibawa ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam dan meninggal dunia. Sementara Dua kendaraan yang kontra itu sudah kita amankan sebagai barang bukti,” jelas Widodo . mengakhiri keterangannya.

Diharapkan masyarakat Pengendara lainnya agar lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraannya agr tidak terulang kembali laka lantas yang menjenguk nyawa seperti ini lagi. (Sub Biro Beringin /
Red)