Coba menikam Petugas ,MJ Kurir 1 Kg Sabu tewas diterjang Peluru Reskrim Polsek Patumbak

211

Potret Indonesia news.com ,Medan -Polsek Patumbak k03/6/2020).

Kembali lagi pelaku kejahatan Peredaran Narkoba di Lumpuhkan dikota Medan dimana Pria yang beralamat di Komplek Royal Monaco, Blok F, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) nyawanya harus melayang setelah sebutir timah panas menembus dada bagian kirinya, Selasa (02/06/2020). dalam suatu pengembangan Kasus Narkoba jaringan Internasional.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko Sik.mengatakan, adapun keberhasilan personel Unit Reskrim Polsek Patumbak dalam membekuk tersangka MJ, berawal dari pengembangan terhadap Jaringan Narkoba Internasional dengan tersangka DS (40) penduduk Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumut yang ditembak mati oleh Satres Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Sungai Apung, Kecamatan Bagan Asahan, Kota Tanjungbalai, dan menyita barang bukti sabu seberat 30 Kg sabu.

“Dalam meloloskan barang haramnya, para jaringan Narkoba internasional ini melakukannya dengan cara menggunakan jalur laut dan darat,” Jelas Kombes Pol Riko Sunarko di Mapolrestabes Medan, Rabu (03/06/2020).

Awal pengembangan kasus ini Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak mendapatkan informasi bahwa ada satu orang yang membawa sabu akan berangkat dengan tujuan ke Provinsi Jambi menggunakan bus, Selasa (02/06/2020). Selanjutnya, personel Unit Reskrim Polsek Patumbak langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya petugas melihat seorang pria yang dicurigai sedang berada di Halte dekat Fly Over Jalan SM Raja, KM 8,5, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.Medan Sumut.

Mengetahui adanya keberadaan pelaku di TKP tersebut kemudian Kompol Arvin Fachreza SIK, SH, MH bersama team Reskrim Patumbak langsung menangkap dan menggeledah barang bawaan yang dibawa oleh tersangka MJ ini. Namun pada saat hendak digeledah tersangka MJ ini malah menyerang petugas dengan menggunakan sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya saat itu.

“Dikarenakan tindakan tersangka tersebut sudah membahayakan jiwa petugas. Maka oleh petugas Iangsung melakukan tembakan ke arah tersangka yang mangenai dada kirinya. Kemudian di dalam tas ranselnya ditemukan 1 bungkus Snack Qtela yang berisikan 1 bungkus plastik berisikan sabu dengan berat 1,021 Kg.

“Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis atas luka tembaknya, tetapi nyawa tersangka tidak dapat tertolong dan akhirnya meninggal dunia,” Ungkap Kapolrestabes Mengakhiri keterangannya.(Red).

Ket photo : Kapolrestabes bersama Kapolsek Patumbak Kompol Arvin menunjukkan BB sabu hasil tangkapan kepada awak media diMako Polrestabes Medan.