Cegah Penyebaran Covid 19, Apel Operasi Aman Nusa II Toba 2020 Digelar

220

PI NEWS.com.MEDAN ||||Personil gabungan dari Polda Sumut, Kodam I/BB dan juga Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara menggelar apel dalam rangka operasi Aman Nusa II Toba 2020, di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto Medan.

Kegiatan ini dalam rangka meminimalisir penyebaran covid -” 19 di Sumatera Utara yang ini sudah naik statusnya menjadi tanggap darurat Covid -19 hingga 29 Mei, yang sebelumnya siaga darurat.

Seusai pelaksanaan apel, jajaran kepolisian dibantu aparat terkait melakukan penyemprotan secara massif di jalanan yang ada di Kota Medan. Untuk memudahkan penyemprotan, petugas dibagi dalam tiga tim dan disebar ke sejumlah jalan.

Tiga kelompok yang disebar itu melibatkan armada kendaraan dinas Poldasu, TNI, dan BPBD Sumut. Adapun tiga rute tersebut yaitu: (1) Jalan Gatot Subroto,” Simpang Pinang Baris ,” Pajak Melati ,” Simpang Pemda ,” Ngumban Surbakti, ” Jalan Gatot Subroto. (Jalan Gatot Subroto, ” Jalan Iskandar Muda,” Jalan Halat,” Jalan Bromo,” Jalan Sukaramai,” Jalan Gatot Subroto. (3) Jalan Gatot Subroto,” Jalan Iskandar Muda,” Simpang Gajah Mada,” Jalan S Parman,” Wisma benteng,” Lapangan Merdeka,” Jalan Putri Hijau,” Glugur,” Jalan Gatot Subroto.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai penglepasan tim petugas mengatakan, penyemprotan secara masih dilakukan sebagai upaya memutus jaringan virus corona. Ini juga sebagai upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyebaran virus corona.

“Hari ini kita melakukan salah satu proses untuk menghambat dan memutus jaringan virus Covid-19 yaitu diberikan disinfektan yang disiramkan kepada benda-benda permukaan benda-benda mati. Inilah yang dilakukan dan dipelopori oleh TNI dan Polri. khususnya ini punyanya yang banyak menggunakan kendaraan kendaraan membangkitkan semangat para rakyat kita bagi pengelola pemerintah saat ini.

Forkopimda memberikan semangat kepada masyarakat bahwa kita sama-sama berusaha bersama-sama melawan Covid-19 ini,” jelas Gubsu.

Selain kegiatan penyemprotan dalam upaya penanganan medis, pemerintah provinsi juga telah menyiapkan 1500 kamar bagi pasien yang nantinya terindikasi terpapar covid-” 19.

“Disamping itu kegiatan-kegiatan medis yang dilakukan di sana-sini membentuk 1.500 room. 1500 kamar menyiapkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita harapkan seluruh masyarakat kita.” kata Edy.

Edy juga mengingatkan kepada seluruh warga Sumut untuk tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan. Sebab sampai hari ini, upaya paling ampuh untuk memutus rantai penyebaran covid -19 adalah tetap berada di rumah. Kemudian membiasakan pola hidup sehat dan bersih dengan mengikuti anjuran pemerintah.

“Yang ketiga hindari keramaian hindari kerumunan. Atur jarak yang paling obat paling ampuh saat ini adalah tetap stay at home. Berhenti bekerja di rumah. Kalau harus keluar lakukan tadi ya, jauhi keramaian. Sedapat menjaga kebersihan membersihkan tangan, membersihkan pakaian sebelum kumpul kembali kepada keluarga. Lakukan ini kalau kita bersama-sama, mampu kita mengatasi wabah yang mengerikan ini Covid-19,” ucapnya.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Pangdam I/BB Mayjend TNI MS Fadhillah mengatakan, penyemprotan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia ini sebagai langkah cepat Polri, TNI, dan pemda untuk penanganan persebaran virus corona. Ini juga sudah kali keempat pihak kepolisian melakukan penyemprotan disinfektan baik di internal kepolisian maupun ruang publik.

“Apa yang kita laksanakan ini adalah dalam rangka operasi kepolisian terpusat aman nusa dua untuk menghadapi bencana persebaran corona virus ini. Ini harus kita hentikan. Ini mungkin dengan bantuan backup dari Kodam 1 Bukit Barisan dan Pemprov, ini sudah mungkin yang keempat kita lakukan,” jelasnya.

Selain itu, kepolisian juga menegaskan akan menindak tegas bagi warga yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah untuk antisipasi penyebaran virus corona. maka, jenderal bintang dua itu mengimbau untuk tetap patuhi protokol yang telah dikeluarkan oleh pemerintah baik melalui Polri maupun Kementerian Kesehatan agar rantai penyebaran wabah virus corona bisa segera mereda.

“Saya minta tolong kepada rekan-rekan media menghimbau kepada seluruh warga Sumatera Utara untuk patuhi protokol, siapapun dia baik pejabat daerah pejabat pemerintah TNI dan Polri patuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentang apa? 1 tentang kerumunan orang banyak pasti kami bubarkan,” tegas Kapolda.||| Damos Simatupang

Editor : Zul