Beraksi Dalam Angkot,Bermodus Tawarkan Kusuk Alternatif Jarah Emas Korban Dibekuk Polisi

111

PI NEWS.com.PS TUAN |||| Tiga dari Empat pelaku yang menawarkan jasa kusuk alternatif didalam angkot dibekuk polisi sesaat setelah menjalankan aksinya menjarah emas korbannya.

Informasi diperoleh Wartawan,kawanan ini melakukan aksinya di dalam angkutan kota (angkot).

Mermoduskan pengobatan alternatif di dalam angkot saat melintas di Jalan Titi Sewa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Tiga orang pelaku pencuri emas diringkus polisi, satu orang lainnya masih dalam pengejaran.

Ketiga pelaku yang ditangkap yakni, Buyung Uning (60) warga Jalan Sidoleksono, Kecamatan Percut Sei Tuan, Arlin Pasuan Lumban Gaol (59) warga Jalan Selar, Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, dan seorang wanita bernama Elvi Suriani Simanjuntak (33) warga Jalan Dusun V Patumbak II, Kecamatan Patumbak. Sementara, seorang pelaku lainnya berinisial Sineng masih dalam pengejaran polisi.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Jan Piter Napitupulu mengatakan, para pelaku ditangkap setelah mencuri tiga buah cincin emas milik korbannya bernama Salsabiah (58) warga jalan Lapangan Dusun VI Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa (11/5/2021) lalu.

“Empat orang pelaku tersebut, mencuri barang berupa 3 buah cincin emas milik korban dalam mobil angkot di Jalan Titi Sewa, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan modus pengobatan alternatif kusuk,” ungkapnya, Senin (17/5/2021).

*Korban Sempat Dipijat Para Pelaku

Ia menceritakan kronologis kejadian yang dilakukan oleh empat orang pelaku tersebut. Dimana pada saat itu pelaku dan korban menaiki angkot yang sama jurusan Bandar Setia.

“Setelah korban naik ke angkot, lalu naik pelaku Arlin dan pelaku Buyung dan pelaku Elvi. Posisi pelaku Elvi duduk disebelah kiri korban dan pelaku Buyung di sebelah pelaku Elvi,” katanya.

Jan Piter menyebutkan, saat di dalam angkot pelaku bernama Sineng yang kini menjadi DPO, menawarkan pengobatan alternatif kusuk kepada korban.

“Korban meminta diobati dan pelaku meminta korban membuka semua cincinnya dan menyimpannya di dalam tas yang berada disamping korban,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan setelah korban melepaskan cincinnya, pelaku Sineng mengusuk kedua tangan korban. Lalu pelaku Elvi menggeser badannya ke depan, sehingga pelaku Buyung bisa mengambil cincin korban yang disimpannya di dalam tas.

“Setelah berhasil, lalu satu persatu pelaku turun dari mobil angkot dan setelah itu korban sadar cincinnya hilang,” ucap Jan Piter.

Kemudian, korban yang sadar langsung meminta bantuan kepada penumpang lain yang ada di mobil angkot untuk mengejar pelaku. Beruntung, pelaku yang belum jauh meninggalkan lokasi dapat ditangkap.

“Korban dibantu oleh beberapa orang mengamankan pelaku yang posisinya tidak jauh,” katanya.

Namun, saat diamankan ketiga pelaku ini mengaku tidak saling mengenali. Kemudian pelakupun diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan.

“Usai diperiksa, ketiganya ternyata sudah saling kenal, dimana saat dilakukan pengecekan handphonenya, mereka saling menyimpan kontak masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, barang bukti milik korban telah dibawa oleh pelaku Sineng yang kini masih dalam pencarian.||| Damos Simatupang

 

 

Editor : Zul