“Asrul dan Temannya Tipu keluarga tersangka , Akhirnya Nyangkut dipolsek Percut dalam kasus Sabu dan Penipuan “.

191

Potret Indonesia news.com Percut Sei tuan (31/03/2020).

Tak menyangka disaat santai dengan teman wanitanya , setelah meraup uang senilai Rp 10 juta dari korbannya, Asrul alias Kentung (40) warga Jalan Pukat Banting V, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung diringkus TEKAB “Team Khusus Anti Bandit ” Unit Polsek Percut Sei Tuan. Apes bagi Kentung dari tangannya polisi mendapati barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang didapati petugas saat penangkapan.

Diketahui info yang dihimpun dikepolisian, sebelumnya tersangka Asrul alias Kentung bersama seorang temannya yang sedang ditelusuri oleh petugas identitasnya terlibat dalam aksi kejahatan penipuan dan penggelepan uang dari keluarga tersangka .

Adapun kedua pelaku ini mengaku sebagai anggota polisi dan bisa membebaskan tiga orang tersangka yang diamankan di Polsek Percut Sei Tuan, dalam kasus kepemilikan narkobas, Asrul berhasil menipu dan meraup uang senilai Rp 10 juta dari keluarga ketiga tersangka dan temannya dalam pencarian petugas guna pengembangan kasus.

Awa aksi penipuan yang dilakukan Asrul bersama temannya itu terjadi Jumat (27/3/20). Siang itu Asrul alias Kentung, menelepon keluarga tersangka.

Dalam percakapannya, tersangka Asrul, menyuruh keluarga tersangka menyediakan uang senilai Rp 10 juta. Dikatakannya uang itu atas permintaan penyidik (juper) agar ketiga tersangka bisa dibebaskan dari Polsek Percut Sei Tuan.

Mendengar kabar itu, pihak keluarga tersangka pun mengabulkan permintaannya dan mengantarkan uang itu ke kantor polisi. Namun akhirnya diluar kantor polisi, tersangka Asrul dan temannya bertemu dengan keluarga tersangka yang membawa uang seperti yang diminta oleh Kentung dan temannya itu.

Dalam pertemuan diluar kantor polisi itu sangka Asrul, mengatakakan kepada keluarga tersangka jika temannya yang datang bersama dia itu adalah seorang penyidik (juper) anggota polisi percut yang menangani perkara ketiga tersangka tersebut di Polsek Percut Sei Tuan.

Lantas tersangka Asrul, mengatakan dengan uang Rp 20 juta ketiga tersangka bisa dibebaskan. Kemudian Asrul, menyuruh keluarga tersangka untuk menyerahkan uang panjar senilai Rp 10 juta kepada temannya yang dikatakannya sebagai anggota polisi ataupun penyidik.

Setelah uang diterima, lantas Asrul menyuruh keluarga tersangka untuk menjemput ketiga tersangka di kantor BNNP Sumut di Jalan Pasar V Timur/Balai POM, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada pukul 21.00 Wib.

Karena Pihak keluarga tersangka percaya, maka menuruti semua perkataan tersebut ,namun setelah lama menunggu di kantor BNN hingga Sabtu (28/3/20) pukul 02.00 Wib, ketiga tersangka yang dijanjikan bebas tak kunjung datang dilokasi yang dijanjikan oleh Kentung.

Merasa dikelabui, Sabtu siang keluarga tersangka mendatangi Polsek Percut Sei Tuan. Dikantor polisi keluarga tersangka mencari nama Asrul, yang mengaku sebagai anggota polisi bersama temannya yang dikatakan sebagai penyidik.

Dengan cepat dan tepat, Minggu (29/3/20) petugas TEKAB berhasil meringkus Asrul alias Kentung dari Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Tersangka Asrul alias Kentung diringkus petugas bersama dengan seorang teman wanitanya berinisial ID (25) di Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dihadapan polisi Kentung (tersangka) mengaku usai membeli sabu-sabu dari Jalan Denai Gang Jati, Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area.

Turut diamankan Polisi dari tangan Kentung, barang bukti satu bungkus sabu-sabu paket 100 ribu. Guna kepentingan penyidikan, selanjutnya tersangka dan teman wanitanya itu diboyong petugas ke Polsek Percut Sei Tuan, berikut barang bukti.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo Sik, melalui Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran Sik, saat dikonfirmasi Senin (30/3/20) mengatakan bahwa tersangka masih menjalani proses penyidikan.

“Iya dalam proses penyidikan bang,”Terang Iptu Luis.Sik dengan singkat.

Diketahui dari pihak Polisi bahwa teman sikentung dalam DPO yang akan tetap dicari untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawabannya.

(Red)
Ket photo : Asrul alias Kentung dan Teman wanitanya diruang Penyidik .