Air Terjun Hatonduhan Pesona Alam yang Terpendam

195

MEDAN-Provinsi Sumatera Utara memang menyimpan segudang panorama dan keindahan alam yang tiada tara.

Dari sederetan nama objek wisata alam yang selama ini telah diakui baik bagi wisata wan mancanegara maupun domestik seperti Danau Toba di Samosir, Tangkahan dan Bukit Lawan di Kabupaten Langkat, Berastagi dan Air Terjun Sipiso-piso di Tanah Karo, ternyata masih ada salah satu objek wisata yang cukup asri dan boleh dibilang masih “perawan” yakni Air Terjun Hatonduhan di di Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun.

Berjarak tempuh lebih kurang 110 Km dari Pusat Kota Medan para warga yang doyan dan hoby berwisata alam dapat menempuh kawasan Air Terjun yang memiliki ketinggian lebih kurang 100 meter dalam 3 jam perjalanan.

Dalam perjalanan petualangannya, Wartawan Doni Nopetra Doloksaribu menurunkan laporannya bahwa, untuk menuju kawasan Air Terjun Haton duhan dapat melintasi jalan darat melalui Tanah Jawa atau tepatnya simpang Kebun Hatonduhan- Simalungun.

Dari simpang Kebun PTP N IV Kebun Hatonduhan menuju objek Wisata Air terjun hanya berkisar 5 Km dengan melintasi bebatuan cadas serta hamparan ilalang yang menandakan bahwa kondisi alam menuju objek wisata air terjun masih terasa asri dan alami.

Untuk menuju Objek Wisata Air Terjun Hatonduhan wisatawan dapat menggunakan angkutan roda dua dan roda empat, namun hanya sampai batas yang bertuliskan “Kawasan Air Terjun Hatonduhan” Mitra Harimau 10 Kodim 0207/ Kabupaten Sima lungun dan Pemuda Pancasila Kecamatan Hatonduhan.

Dari lokasi parkir kenderaan yang bertuliskan Objek Wisata Air Terjun Hatonduhan, para wisatawan harus menempuh jarak 100 meter untuk menuju lokasi Air Terjun Hatonduhan yang terjal menurun ke bawah dengan menapaki tangga 3 jenis yakni tangga batu, tangga tanah dan tangga besi.

Untuk menuju dasar pemandian air terjun yang berjarak 100 meter itu wisatawan harus melintasi dinding tebing dengan sisi kanan jurang yang cukup terjal. Namun wisatawan jangan khawatir keterjalan dan kedalaman jurang serta tebing tersebut ternyata merupakan daya pikat tersendiri untuk melihat panorama dan keindahan alam Hatonduhan dari puncak ketinggian yang dibawahnya terlihat hamparan kebun sawit yang menghijau milik Kebun PTPN IV.

Biasanya para wisatawan yang telah menginjakkan kakinya dan memanjakan diri dengan merasakan dinginnya terpaan air terjun hanya dikenakan retribusi atau biaya masuk parkir kenderaan sebesar Rp 5000 untuk roda dua dan Rp 7000 kenderaan roda empat.

Nah, bagi anda yang ingin memanjakan diri dengan berendam di Objek Air Terjun Hatonduhan dan memanjakan mata dengan memandang hamparan kebun sawit nan hijau silahkan mengunjungi objek wisata Air Terjun Hatonduhan yang masih sejuk dan nyaman ini dengan hanya mengeluarkan kocek ribuan rupiah saja anda telah dapat memanjakan keinginan keluarga dan pasangan anda para pecinta wisatawan alam.

Air terjun Hatonduhan yang masih alami ini sangat membutuhkan perhatian Peme rintah Kabupaten Simalungun untuk pembenahannya sehingga dapat menjadi daya tarik dan minat wisatawan untuk mengun junginya terlebih lagi soal kondisi jalan menuju ke kawasan Objek Wisata Air Terjun Hatonduhan yang masih bebatuan terjal itu agar dipoles dengan aspal hotmix