Agar Tak Tampak Kumuh,Tomok Butuh Pasar Tradisional

174

PI-NEWS.com.TOMOK ||| Pemerintah Kabupaten Samosir sudah selayaknya memperhatikan kebutuhan para pedagang tradisional yang saban hari menjajakan dagangannya dipelataran Dermaga Tradisional. Desa Tomok,Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir Sumatera Utara.

“Jikalau Pemkab Samosir memberikan fasilitas kios tempat berjualan ikan dan sayurmayur, atau sembako lainnya kami bersedia direlokasi asalkan tidak terlalu jauh dari pusat keramaian ini”

Demikian disampaikan M br Sidabutar sembari menjajakan dagangannya, Jumat (25/10/2019) di dekat Pos Dishub Dermaga Tomok.

Kendati pekan tradisional ini sangat membantu ekonomi rakyat, namun jika ditilik dari sisi kenyamanan para penumpang kapal yang hendak menuju Ajibata dan turun di Dermaga Tomok sangatlah mengganggu, selain kurang bersih, kadang aroma tak sedap menyengat hidung, pasalnya kotoran perut ikan dan jeroan ayam justeru mengundang lalat dan binga membuat sebahagian tamu dan penumpang yang turun di Dermaga Tradisional Tomok ini ‘angkat tangan’ dan menutup hidung.

Untuk itu menurut salahbseorang warga setempat, M Siallagan (40) menyampaikan harapannya kepada Pemkab Samosir supaya memperhatikan para peeagang kecil ini dan memfasinya, jika perlu direlokasi ke tempat lain, sebab tidak semua pedagang ini memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) atau rerribusi kepada Pemkab Samosir, dikarenakan sebahagian tanah yang ditempati para pedagang musiman ini adalah tanah perkampungan dan milik warga setempat, Kata Siallagan.||| Jes Sihotang

Editor : Zul