2 Pekan, Polda Sumut Tangkap 12 Kurir Narkoba dan Amankan 41,3 Kg Sabu

166

Potret Indonesiaku.com.MEDAN|||Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) selama dua pekan berhasil mengamankan 41,3 kilogram (kg) sabu dalam operasi narkoba yang digelar mulai 14-27 November. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 12 kurir narkoba jaringan internasional yang kerap beroperasi di wilayah Sumut.

Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung mengungkapkan, kasus penyelundupan narkoba yang pertama kali berhasil diungkap jajarannya yakni sebanyak 20 kg sabu dari jaringan narkoba Malaysia-Medan via Batubara.

“Dalam pengungkapan ini kita berhasil menangkap BS dan Z. Yang mana Z kita berikan tindakan tegas dengan penembakan di bagian kaki karena berusaha kabur,” ujar Hendri, Rabu (28/11/2018).

Tak berselang lama, kata Hendri, jajarannya kembali mengungkap penyelundupan narkoba jaringan Malaysia-Aceh-Medan dan berhasil menangkap lima tersangka yakni, AM, Y, E, YH, dan A. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 20,5 Kg sabu. “Dalam penangkapan ini, tersangka Y dan YH kita berikan tindakan tegas dengan tembakan di kaki karena melawan saat ditangkap,” kata Hendri.

Dari dua kasus penyelundupan narkoba jaringan internasional itu, lanjut Hendri, tim Ditresnarkoba kembali menangkap jaringan lainnya. Dalam hal ini, ada empat tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial S, SA, EYS, dan MA. Mereka merupakan jaringan narkoba Langkat-Binjai-Deliserdang. “Dari mereka kita mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 493,5 gram. Di mana terhadap tersangka berinisial S juga dilakukan penembakan di bagian kaki,” katanya.

Terakhir, lanjut Hendri, penangkapan dilakukan terhadap jaringan sindikat Kota Medan dengan satu kasus dan satu tersangka berinisial A dengan barang bukti 240 gram sabu.

Hendri mengatakan, ke-12 tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara enam tahun dan paling lama 20 tahun. “Dari pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan sebanyak 413.015 orang anak bangsa dengan asumsi 1 gram Sabu untuk 10 orang pengguna,” katanya.||| Benni Simamora

Editor : Zul