12 Kali Beraksi !!! Satu dari Dua Pelaku Curnamor Dilumpuhkan Pegasus Polsek Medan Baru

171

PI NEWS.com. MEDAN ||| Sepintar apapun pelaku curanmor menjalankan aksinya, pasti ketangkap Polisi juga. Apalagi coba menjalankan aksi curanmornya diwilayah hukum Polsek Medan Baru. Seperti kedua pelaku bernama Junaidi Tanjung (25) warga Jalan Marelan, dan Riki Arianto (30) warga Jalan Gaperta nomor. 101 Kecamatan Helvetia. Ditangkap team Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Baru, karena melakukan curanmor diwilayah hukum Polsek Medan Baru.

Terungkapnya kasus curanmor yang dilakukan dua sampah masyarakat ini, atas laporan Polisi korban bernama Abdi Tarigan dengan No: LP/ 1189/IX/2018/SU/ Polrestabes Medan / Sek Medan Baru, tanggal 22/Juni/2019.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing, melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba SH MH, kepada wartawan Sabtu (03/08/2019) mengatakan” Sepeda motor jenis Honda Revo dengan nomor Polisi BK 5847ABH, warna Hitam atas nama Suryani digondol kedua pelaku dijalan Sei Selayang No.42 Medan, Jum’at (21/Juni/2019). Selain itu, barang milik Suryani yang disimpan dalam jok sepeda motor tersebut, seperti 1 unit HP Samsung Galaxy Grend Frime warna abu – abu dan uang tunai sebesar Rp.250.000, turut raib juga. Dengan rincian kerugian yang dialami korban, diperkirakan sebesar Rp.15.000.000.

” Korban yang tidak mau merasa dirugikan, makanya ia mendatangi Mapolsek Medan Baru agar para pelaku dapat diproses secara hukum” Ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba SH MH.

Lanjut Philip Antonio Purba. Begitu menerima pengaduan korban, petugas langsung cek tempat kejadian perkara (TKP), ternyata dari hasil olah TKP, teridentifikasi pelaku sebanyak dua orang.

” Berawal penangkapan pelaku, Jum’at (02/08/2019) sekira pukul 17:00 Wib. Saat itu, petugas sudah mengetaui keberadaan salah satu pelaku bernama Riki Ariando, dijalan Kaptem Muslim. Atas informasi tersebut, team (Pegasus) Polsek Medan Baru bergegas melakukan penyelidikan sekira pukul Pukul 18:30 Wib.Alhasil pelaku Riki Ariando tertangkap oleh petugas, dijalan Gaperta Ujung tepat dihalaman parkir Alpamart.

“Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas, pelaku mengaku rekan lainya bernama Junaidi Tanjung berada diseputaran Jalan Budi Luhur Gang Musara. Begitu menerima keterangan pelaku Riki Ariando, petugas langsung melakukan pengejaran sehingga pelaku Junaidi Tanjung berhasil ditangkap oleh petugas sekira pukul 22:00 Wib. Dari pelaku Junaidi Tanjung, petugas mengamankan 1 buah kunci T dan 2 buah kunci L .” Ucap Kanit Reskrim Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba SH MH.

” Saat dilakukan pengembangan oleh petugas, tersangka Junaidi berusaha melakukan perlawanan sama petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas meletuskan tembak peringatan keudara. Karena tidak dihiraukan tersangka, petugas terpaksa menembak kaki tersangka. Usai tersangka lumpuh, tersangka dibawak oleh petugas ke RS.Bhayangkara Polda Sumut, guna mendapatkan pertolongan medis. Selanjutnya, kedua tersangka dibawak oleh petugas ke Mapolsek Medan Baru guna menjalanni penyidikkan selanjutnya” Pungkas Iptu Philip Antonio Purba SH MH, yang sebelumnya pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Sunggal.

Masih kata Philip, dari hasil introgasi ternyata tersangka Junaidi Tanjung sudah 12 kali melakukan curanmor diwilayah hukum Polsek Medan Baru. Masing – masing tempat tersangka melakukan curanmor, 1. dijalan Sei Selayang nomor.42 Kelurahan Merdeka Kecamatan Medan Baru, Senin tanggal ( 21/ September/2018) sesuai dengan LP /1189/IX/2018/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Baru, 2. 37 rumah kossan dijalan Pabrik Tenun, 3. dijalan lorong Gereja /Ayahanda, 4. Rumah kossan Jalan Ayahanda /Jalan Kualia nomor.40, 5. Rumah kossan dijalan Ayahanda /Jalan Agenda, 6. Rumah kossan Jalan Darusalam no.21 depan Masjid, 7. Rumah kossan Jalan Sei Besitang, 8. Rumah kossan Jalan Ayahanda no.37, 9. Rumah kossan Jalan Kuali, 10. Dijalan Ceret gang Tabib, 11. Dijalan Sei Denai no.10, 12. Dijalan Sei Merah No.8.

” Untuk barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka, 1 buah kunci T (perusak stop kontak sepeda motor), 2 buah kunci L ( perusak gembok), sepasang sendal warna merah, baju kaos warna Hitam dan baju kaos warna Hitam” Tegas Iptu Philip Antonio Purba SH MH, yang pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan.||| Damos Simatupang

Editor : Zul